HeadlineKalimantan Tengah

Jumlah Tamu Menginap di Hotel Bintang dan Non Bintang, Turun Signifikan

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang selama Agustus 2018 tercatat 22.491 orang, terdiri dari 22.004 orang (tamu domestik) dan 487 orang (tamu asing). Terjadi penurunan jumlah
tamu yang menginap baik pada hotel bintang maupun hotel non bintang.

Dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang menurun 8,46 persen dari 24.569 orang (Juli 2018) menjadi 22.491 orang (Agustus 2018).

Demikian halnya pada hotel non bintang yang juga mengalami penurunan 8,53 persen dari 64.817 orang (Juli 2018) menjadi 59.290 orang (Agustus 2018).

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Hanif Yahya pada acara Siaran Pers Berita Resmi Statistik, Senin (1/10/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, selama Januari – Agustus 2018, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang terjadi kenaikan (18,80 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebaliknya, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang mengalami penurunan (0,80 persen). Dilihat dari proporsinya, tamu domestik yang menginap masih mendominasi hotel bintang (97,83 persen) dan non bintang (99,66 persen).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK)
Rata-rata Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada hotel bintang selama Agustus 2018 meningkat 3,22 poin, dari 58,81 persen (Juli 2018) menjadi 62,03 persen (Agustus 2018). TPK tertinggi berasal dari hotel bintang satu (83,03 persen). Secara keseluruhan, TPK hotel bintang masih berada di atas 55,00 persen yakni bintang dua (61,51 persen), bintang
tiga (56,41 persen), dan bintang empat (65,19 persen).

Pada hotel non bintang, rata-rata TPK juga meningkat 0,69 poin dari 24,95 persen (Juli 2018) menjadi 25,64 persen (Agustus 2018). TPK yang cukup tinggi berasal dari hotel berkapasitas >40 kamar (30,66 persen).

Sedangkan TPK pada hotel non bintang dengan kapasitas kamar lainnya rata-rata relatif masih di bawah 30,00 persen. Secara kumulatif, TPK hotel bintang mengalami kenaikan 3,28 poin dari 54,22 persen (Januari – Agustus 2017) menjadi 57,50 persen (Januari-Agustus 2018). Sebaliknya, terjadi penurunan 2,92 poin pada TPK hotel non bintang dari 29,18 persen (Januari-Agustus 2017) menjadi 26,26 persen (Januari-Agustus 2018).

Dari indikator ini, terlihat preferensi tamu yang menginap di hotel bintang
masih lebih tinggi dibandingkan hotel non bintang, papar Hanif.

Menurutnya, Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) Selama Agustus 2018, rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang (1,68 hari) lebih lama
dibandingkan di hotel non bintang (1,26 hari). Dibandingkan bulan lalu, terjadi kenaikan durasi waktu tamu menginap di hotel bintang (0,27 poin), baik pada tamu domestik (0,25 poin) maupun tamu asing (0,82 poin).

Sementara itu, rata-rata lama tamu menginap di hotel non bintang secara keseluruhan relatif statis dibandingkan bulan lalu, kecuali durasi menginap tamu asing yang sedikit mengalami kenaikan (0,20 poin).

Sejak Januari hingga Agustus 2018, RLTM pada hotel bintang (1,47 hari) lebih singkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu (1,58 hari). Hal ini juga terjadi pada RLTM hotel non
bintang (1,32 hari), lebih singkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu (1,41 hari). (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: