Pemerintah Kotim Diminta Perhatikan Nasib Guru Honorer

Pemerintah Kotim Diminta Perhatikan Nasib Guru Honorer

lensakalteng.com - SAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun ST, meminta agar pihak pemerintah daerah memperhatikan tenaga pendidikan terutama ten

Tegas Tertibkan THM yang Buka Selama Ramadan
Hasil Uji Lab Tidak Berpengaruh Terhadap Fakta Lapangan Di Sungai Seranau, Kok Bisa?
Program Reguler TMMD Ke -109 Sudah Selesai Dandim Berfoto Santai

lensakalteng.com – SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kotim Rimbun ST, meminta agar pihak pemerintah daerah memperhatikan tenaga pendidikan terutama tenaga honorer yang saat ini masih bergantung pada dana BOS.

Dalam hal ini Legislator PDI Perjuangan ini menyampaikan janji pemerintah daerah sebelumnya akan memperhatikan tenaga honor pendidikan yang gajih nya hanya berkisar 500 sampai 600 ribu rupiah perbulan tersebut

“Dulu janjinyakan akan dinaikan menjadi tenaga kontrak, minimal tenaga honorer ini bisa merasakan dampak positif dari perhatian pemerintah kita, terutama dari segi kesejahteraan mereka dulu, ya soal gajih yang kita ketahui sangat tidak seimbang,” Ungkapnya Selasa (19/11/2019) tadi sore.

Selain itu Rimbun juga memaparkan selama ini dirinya sendiri merasa miris melihat kondisi tenaga pendidikan daerah di tingkat honorer yang tidak mendapatkan hasil yang maksimal dari pekerjaannya. Bahkan dirinya sendiri menilai perlu adanya tanggapan serius dari pemerintah daerah.

“Harapan kami tentunya dalam hal ini pemerintah kita bisa segera melakukan evaluasi khusus terhadap tenaga pendidikan ditingkat honorer, kalau memang pengabdiannya bagus dan maksimal, tidak salah kalau diangkat jadi tenaga kontrak,” Tutupnya.(So)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: