Murung Raya

Pemakaman PDP Covid-19 di Murung Raya Libatkan TNI dan Polri

“TNI bersama Polri hadir di sini, memastikan pelaksanaan berjalan baik dan langsung ikut serta dalam pelaksanaan pemakaman karena di beberapa wilayah dan daerah terjadi penolakan dari masyarakat untuk pemakaman warga yang PDP, positif Covid-19 maupun orang dalam pemantauan (ODP),” ucapnya.

lensakalteng.com – PURUK CAHU – Polres Murung Raya bersama TNI turun langsung dalam prosesi pemakaman pasien dalam pengawasan (PDP) di TPU Lowu Tatau Desa Tahujan Ontu, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Minggu (10/5/2020) pukul 14.00 WIB.

Kapolres Mura AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K mengatakan, selama proses pemakaman dilakukan oleh tim khusus penanganan jenazah Covid -19 Kabupaten Mura sebanyak 10 personil, yaitu gabungan anggota TNI Kompi C 631 Antang Puruk Cahu sebanyak enam orang dan personel Polres Murung Raya sebanyak empat orang.

“TNI bersama Polri hadir di sini, memastikan pelaksanaan berjalan baik dan langsung ikut serta dalam pelaksanaan pemakaman karena di beberapa wilayah dan daerah terjadi penolakan dari masyarakat untuk pemakaman warga yang PDP, positif Covid-19 maupun orang dalam pemantauan (ODP),” ucapnya.

Menurut Kapolres, penolakan itu terjadi karena masih ada warga yang kurang paham terhadap penyebaran Covid-19, sehingga warga menjadi takut ketika jenazah akan dikuburkan dan dianggap bisa menjadi sumber penyebaran penyakit.

Standar operasional prosedur pemakaman (SOP) jenazah covid-19 ia menjelaskan, tim pemakaman sebelum pelaksanaan kegiatan pihaknya telah diberikan arahan dari petugas kesehatan RSUD Puruk Cahu tentang tata cara pemakaian dan pelepasan APD level 3 lengkap serta teknis pembersihan diri menuju rumah.

“Semua itu ada standar operasional prosedur (SOP) dan sudah diketahui serta di kuasai petugas, masyarakat tidak usah takut, karena ada petugas yang mengawal dan memastikan prosesnya berjalan dengan aman,” katanya. (hce)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: