HeadlinePalangka Raya

Pastikan Proses Demokrasi Berlangsung Jujur dan Adil

"Mahasiswa dan mahasiswi tentunya mempunyai hak pilih, silahkan memilih sesuai dengan hati nuraninya," ujar Andrie Elia diwawancarai usai kegiatan kunjungan silaturahmi Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum.,M.Si.,M.M di Aula Rahan, Kamis (25/6/2020).

FOTO : Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr Andrie Elia Embang SE MSi bersama Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum.,M.Si.,M.M di Aula Rahan, Kamis (25/6/2020).

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan bagian dari proses pelaksanaan undang-undang dan juga bagian dari proses pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Sehingga perlu adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk turut dalam mensukseskan pelaksanaanya. Sehingga bisa berjalan tertib aman dan damai.

Seperti yang disampaikan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr Andrie Elia Embang SE MSi bahwa Pilkada merupakan bagian dari pesta demokrasi seluruh warga indonesia dalam rangka memilih pemimpin.

“Mahasiswa dan mahasiswi tentunya mempunyai hak pilih, silahkan memilih sesuai dengan hati nuraninya,” ujar Andrie Elia diwawancarai usai kegiatan kunjungan silaturahmi Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum.,M.Si.,M.M di Aula Rahan, Kamis (25/6/2020).

Dalam pesta demokrasi, penggunaan hak suara juga mempengaruhi sukses dan tidaknya pelaksanaan Pilkada. Bagi pemiliki hak suara, gunakan lah hak suaranya. Jangan sampai tidak menggunakan hak suaranya.

Tidak lupa, Andrie Elia menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan serta dorongan Kapolda Kalteng untuk bersama-sama civitas akademika dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menuju ketertiban dan kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah.Disisi lain, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Rektor UPR, Dr Andrie Elia Embang SE MSi atas kerjasamanya yang sampai dengan saat ini sudah berjalan cukup baik, tentu ke depanya akan terus ditingkatkan.

“Polda Kalteng tidak bisa bekerja sendiri tampa adanya bantuan dari seluruh stakeholder termasuk dari civitas akademika, UPR dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah Kalimantan Tengah. Apabila situasi kamtibmas sangat kondusif di Kalimantan Tengah maka fokus kami dalam rangka pemilukada ini barulah pengamanan, yang menjamin Pilkada berjalan aman, damai, lancar dan demokratis,” kata Dedi Prasetyo.

Adapun daerah-daerah potensi terjadi kerawanan dalam pelaksanaan Pilkada nantinya, Polda Kalteng sudah memiliki alat ukur indeks potensi kerawanan pemilu. Berdasarkan indeks tersebut, tingkat rawan di Kalimantan Tengah posisi ring satu berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Kotawaringin Timur nantinya akan menyelenggarakan dua even sekaligus, baik Pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, sekaligus Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur. adapun untuk daerah-daerah lainya, tingkat kerawanannya berada di level dua/zona kuning dan level tiga/zona hijau,” paparnya.(al)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: