Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Sambut ‘New Normal’, Dishub Barsel Terapkan Kebijakan Baru di Kawasan Pasar

“Posko ini (didirikan) untuk menghadapi tatanan kehidupan baru, supaya korona (Covid-19) ini, tidak mewabah terlalu cepat,” tuturnya.

Buka Tutup : Hadapi New Normal, Pemkab Barsel melalui GTPPC-19 dan Dishub setempat memberlakukan buka tutup di sejumlah pasar tradisional.

lensakalteng.com – BUNTOK – Perkuat pengawasan menjelang dilaksanakannya penerapan tatanan kehidupan baru (New Normal) di Kabupaten Barito Selatan, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mendirikan posko pantau di enam titik pasar di Kota Buntok dan sekitarnya.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dishub Barsel, Daud Danda, saat ditemui oleh awak media di Kantornya, Senin (15/6/2020), bahwa pendirian posko pantau di pasar tersebut, merupakan salah satu persiapan pemkab setempat dalam rencana penerapan new normal di Bumi Batuah itu.

Ada enam titik pendirian posko, yaitu di dua titik di pasar Plaza Beringin Buntok, dua titik di pasar Saik, satu titik di pasar subuh dan satu lagi di pasar Jelapat.

“Posko ini (didirikan) untuk menghadapi tatanan kehidupan baru, supaya korona (Covid-19) ini, tidak mewabah terlalu cepat,” tuturnya.

Selanjutnya, Daud juga menjelaskan mengapa pasar menjadi titik utama tempat pendirian pendirian posko, sebab berdasarkan dari data yang berhasil dikumpulkan, pasar merupakan episentrum penyebaran wabah Sars Cov 2 itu.

“Karena saya meyakini, penyakit korona ini sebagian besar, seperti di Palangka Raya, menyebarnya banyak di pasar. Oleh karena itu, (pasar) jadi tempat pendirian posko, guna mengantisipasi penyebaran di Barsel ini,” terangnya.

Posko yang dijaga oleh personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD dan petugas kesehatan itu, bertugas melakukan pengecekan kesehatan terhadap setiap warga yang berkunjung ke pasar.

“Pemberlakuan buka tutup pasar, agar terkonsentrasi melakukan pengukuran suhu dan penggunaan masker bagi setiap warga yang berkunjung ke pasar,” jelas Daud. (HR/petu)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: