Akibat Covid-19, Pendapatan Sektor Pariwisata Bartim Merosot

Akibat Covid-19, Pendapatan Sektor Pariwisata Bartim Merosot

FOTO : Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Bartim, Forty Rickyanaou (kanan). lensakalteng.com - Tamiang Layang

Empat Warga Bartim Ditetapkan Sebagai OTG Covid-19
Bupati Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Wabup Bartim : Data Penerima Bantuan Harus Valid dan Tepat Sasaran

FOTO : Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Bartim, Forty Rickyanaou (kanan).

lensakalteng.com – Tamiang Layang – Ditengah mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19, dari sektor wisata khususnya di wilayah Kabupaten Barito Timur sangat minim pendapatan. Terbukti dari hasil presentasi sekitar mencapai 31, 5 persen saja.

Hal tersebut diungkapkan, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Bartim, Forty Rickyanaou mengatakan, dalam presentasi mencapai 31 persen atau Rp. 63 juta dari capaian target Rp. 200.200.000 pada semester I tahun 2020 ini. Akan tetapi hal tersebut, kata dia, bisa tercapai sampai akhir tahun nantinya.

“Dari hasil pendapatan itu nanti, akan disumbang dari sewa rumah betang di pasar panas dan untuk pihak ketiga sebagai sarana hiburan untuk karaoke keluarga dan retribusi,” ucap Forty, Kamis (16/7/2020).

Dalam penjelasan Forty, pendapatan asli daerah (PAD) yang belum tercapai tersebut, lantaran objek wisata yang masih tutup diakibatkan mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Barito Timur. Selain itu juga, sedikit menambahkan, ada sejumlah kendala terhadap sejumlah proyek, seperti infrastruktur penunjang wisata Riam kendong untuk saat ini tidak bisa direalisasikan.

Nanti pihaknya akan terus melakukan koordinasi untuk pembukaan objek wisata dengan menggunakan protokol kesehatan. Teknis sedang menunggu surat dari gugus tugas supaya sektor yang menyumbang pemasukan daerah itu kembali maksimal seperti biasanya.

“Kita berdoa saja, mudah-mudahan wabah Covid-19 ini. Akan segera berakhir dan pariwisata akan kembali sedia kala,” pungkasnya. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: