Barito SelatanDPRD Barito SelatanHeadline

Bermodal Dua Hektare Lahan, TNI/Polri di Buntok Tanam Semangka

"Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara Polres Barsel dengan Kodim 1012 bersama kelompok petani Betang Karya Baru Desa Pamangka," Jelas Devy usai kegiatan.

lensakalteng.com – Buntok – Sebagai wujud nyata dalam mendukung suksesnya ketahanan pangan nasional, Polres Barito Selatan (Barsel) bersama Kodim 1012/Buntok bekerja bersama mengembangkan kebun buah semangka di area lahan milik Kodim 1012 dengan luas sekitar dua hektare.

Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah, SIK bersama Dandim 1012/Buntok Letkol Inf. Tuwadi, SE., MI.Pol melakukan peletakan bibit semangka pertama di lahan tepatnya di desa Pamangka Kecamatan Dusun Selatan kepada wartawan, Jumat sekitar pukul 15.00 WIB (10/7/2020)

“Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara Polres Barsel dengan Kodim 1012 bersama kelompok petani Betang Karya Baru Desa Pamangka,” Jelas Devy usai kegiatan.

Terkait nama kebun “Pasada Dua Ribu” dijelaskan Devy adalah diambil dari nama alumni Akademi Militer dan Akademi Kepolisian Tahun 2000 yaitu Parikesit dan Sanika Satyawada.

“Sebagai wujud rasa syukur, tadi sebelum menanam bibit pertama kami mengadakan kegiatan syukuran dengan harapan apa yang sudah kami tanam dapat bermanfaat untuk orang banyak terutama yang terdampak dari Covid-19,” Beber Devy

Ketahanan pangan adalah program nasional yang terus dipacu pemerintah agar bangsa kita benar-benar mandiri dalam sektor kebutuhan nasional tanpa tergantung kepada bangsa lain untuk memenuhi kebutuhan pangan secara nasional.

Devy juga menambahkan selain kebun Pasada Dua Ribu, Polres Barsel sebelumnya sudah terlebih dahulu memiliki kebun hidroponik dan aquatik yang tumbuh subur di samping rumah jabatan Kapolres dan kebun berbagai sayuran yang serta kolam ikan yang berisi mujaer, patin dan lele berada di samping halaman Mapolres Barsel di Jalan Soekarno Hatta Desa Sababilah, Buntok.

“Ini merupakan langkah untuk menjaga ketahanan pangan sebagai tindak lanjut mengantisipasi pandemi Covid-19 berkepanjangan, sehingga dengan ketahanan pangan yang kuat dapat terpenuhi ketersediaan bahan pangan dan dapat menunjang perekonomian masyarakat.” pungkasnya
(HR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: