Barito SelatanHeadlineHukum dan Kriminal

Musibah Kebakaran di Kalanis Terkonfirmasi Empat Rumah Tinggal

"Harmoni berteriak memanggil saudara Jaini yang sedang mengecat perahu bermesin kecil (Kelotok) di samping rumah Husnah, mengatakan bahwa ada api di rumah Husnah," ceritanya.

lensakalteng.com – BUNTOK – Pihak kepolisian mengklarifikasi bahwa musibah kebakaran di Desa Kalanis, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan pada Kamis (2/7/2020) berjumlah empat unit rumah tinggal. Rumah tersebut merupakan kediaman milik Husnah, Maslani, M. Tamberani dan Wati.

Kapolres Barsel, AKBP Devy Firmansyah, SIK melalui Kapolsek Dusun Hilir, Ipda Bukhari Nataatmaja membenarkan peristiwa tersebut. Dalam keterangannya, Bukhari menceritakan perihal kronologis kejadian, yang dikatakannya pertama kali diketahui oleh saksi Harmoni yang sedang mengecat rumahnya, tiba-tiba melihat ada asap membubung dari atas belakang rumah milik Husnah.

Pada saat itu, rumah Husnah diketahui memang sedang dalam keadaan kosong, karena sudah lama tidak di huni.

“Harmoni berteriak memanggil saudara Jaini yang sedang mengecat perahu bermesin kecil (Kelotok) di samping rumah Husnah, mengatakan bahwa ada api di rumah Husnah,” ceritanya.

Tidak seberapa lama, kemudian datanglah warga lainnya, yakni Aspan yang kemudian bersama dengan Harmoni, Jaini dan warga yang sudah mulai berdatangan berusaha memadamkan api yg sudah membesar dan mulai membakar rumah milik Maslani dan M.Tamberani yang berada di tengah pemukiman padat penduduk itu.

Berkat kegigihan dan bahu membahu bersama, meskipun dengan alat seadanya, warga akhirnya mampu menjinakan api selang beberap waktu kemudian, sehingga tidak lagi menjalar ke rumah-rumah penduduk lainnya.

Untuk penanganan sendiri, saat ini tempat kejadian perkara (TKP) telah dipasangi garis polisi, guna memeriksa penyebab kebakaran. (petu/HR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: