Gelapkan Pikap, Pria Gempal Diringkus Resmob Polres Pulang Pisau di Kalbar

Gelapkan Pikap, Pria Gempal Diringkus Resmob Polres Pulang Pisau di Kalbar

TAK BERKUTIK: Pelaku saat diamankan oleh Anggota Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau LENSAKALTENG.com - PULANG PISAU - Unit Resmob Satreskrim Po

Sinergi Hadapi Karhutla
Hut Pulpis ke-18 Digelar Sederhana
10 Peserta Ikuti Pelatihan Sablon Di Pulang Pisau

TAK BERKUTIK: Pelaku saat diamankan oleh Anggota Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau

LENSAKALTENG.com – PULANG PISAU – Unit Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau, Polda Kalimantan Tengah berhasil meringkus MS alias Mujib (55). Pria bertubuh gempal yang diduga kuat melakukan penggelapan mobil Pikap ini ditangkap di Desa Banjar, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Akhirnya, MS yang merupakan warga Tahai Baru ini berhasil diamankan Resmob Satreskrim Polres Pulang Pisau, setelah selama beberapa minggu diburu. Dia bersama barang bukti kejahatan, yakni mobil Pikap jenis Daihatsu Grandmax dengan nopol AB 8229 ET dibawa ke Polres Pulang Pisau.

“Dan Setelah menerima laporan dari Tanggal 20 Juli 2020, personel Resmob Polres Pulang Pisau melakukan penyelidikan. Akhirnya berhasil memperoleh informasi MS berada di Desa Banjar, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat,”jelas Kasat Reskrim Polres Pulang Pisau Iptu Jhon Digul Manra, Jumat (7/8/2020).

Keberhasilan menciduk pelaku, tambah Jhon Digul, setelah mereka berkoordinasi dengan Polres Ketapang, Polda Kalbar. Kemudian pada Senin (3/7/2020), tim berangkat langsung ke Polres Ketapang.

“Dengan Polres Ketapang, tersangka berhasil di tangkap pada Rabu 5 Agustus 2020 pukul 15.20 WIB lokasi di Jalan Rahadi Ismail, Desa Banjar, Kalbar,” katanya kepada para wartawan media ini di Pulang Pisau, Jumat siang.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim mengatakan, bahwa tersangka ditangkap dan langsung dibawa ke Polres Pulang Pisau untuk pemeriksaan. MS diamankan berserta barang bukti untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Dan juga pasal yang ada, yakni Pasal 374 KUHPidana tentang tindak pidananya penggelapan juga pemberatan Pasal 372 KUHPidana tindak pidana penggelapan. Pasal 374 KUHPidana ancaman 5 tahun dan Pasal 372 KUHPidana selama 4 tahun penjara,”ujarnya.(FJR/ONO)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: