Barito TimurDPRD Barito TimurHeadline

Pemkab Bartim Bakal Pungut Retribusi di Pelabuhan Telang

“Melalui jasa pelabuhan, nantinya kita bisa memungut retribusi dari tambang dan masuk ke pelabuhan,” ujar Hudaya, Rabu (2/9/2020).

FOTO : Kepala Dinas Perhubungan Bartim, Hudaya Husinsah.

lensakalteng.com – Tamiang Layang – Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur bakal memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pelabuhan Telang Baru di Kecamatan Paju Epat. Dalam operasional sarana dan prasarana tersebut juga tahun ini dan dimanfaatkan langsung melalui kerjasama dengan perusahaan besar swasta (PBS) di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Timur, Hudaya Husinsah mengatakan, adanya operasional Pelabuhan Telang Baru ini, nantinya dipastikan target PAD akan terlaksana. Ditambahkannya, bahwa target Rp 1 miliar akan terpenuhi dalam pemanfaatan oleh PBS terkait jasa pelabuhan dan bongkar muat CPO.

“Melalui jasa pelabuhan, nantinya kita bisa memungut retribusi dari tambang dan masuk ke pelabuhan,” ujar Hudaya, Rabu (2/9/2020).

Dalam penjelasannya, nantinya retribusi dihitung sesuai volume per tambang. Selain itu juga, kata Hudaya, apabila yang masuk ke pelabuhan tergantung dari berapa jumlah unit kendaraan yang keluar masuk pelabuhan.

Sedikit menambahkan, untuk pengoperasionalan Pelabuhan Telang Baru sesuai dengan PP Nomor 61/2009 tentang pelabuhan. Kepala Daerah sudah mengeluarkan surat Nomor 300/2020/mulai sejak 6 Agustus 2020 ini.

“Yang jelas pelabuhan Telang Baru bersifat umum dan operasional sejak ditetapkan,” ungkap Hudaya.

Dia berharap, pengoperasionalan pelabuhan Telang Baru supaya bisa dimanfaatkan pengusaha tidak hanya untuk sektor perkebunan, namun di bidang lain seperti pertambangan. (ags)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: