Kalimantan TengahKalteng HaratiPalangka Raya

Cegah Covid-19, UPR Siapkan Sejumlah Fasilitas Prokes

Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr Ir Yetrie Ludang, MP mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 berdampak cukup signifikan terhadap kesehatan masyarakat, terlebih dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan PPs UPR. 

FOTO: Direktur Program Pascasarjana (PPS) UPR, Prof. Dr. Ir. Yetrie Ludang, MP saat menggunakan salah satu wastafel permanen, yang telah terpasang sejak 2 (dua) bulan lalu, Jumat (9/10/2020). 

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPs UPR) sejak dua bulan lalu telah berinisiatif melakukan sejumlah langkah nyata guna menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan menyediakan sejumlah sarana prasarana (Sapras) sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penularan pandemi Covid-19.

Direktur Program Pascasarjana UPR Prof Dr Ir Yetrie Ludang, MP mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 berdampak cukup signifikan terhadap kesehatan masyarakat, terlebih dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di lingkungan PPs UPR.

“Hingga saat ini, KBM di lingkungan PPs UPR, dilakukan dengan memadukan cara offline (tatap muka, red) dan melalui sambungan virtual atau dalam jaringan (daring). Kendati demikian, Saya selaku Direktur PPs UPR sudah 2 bulan lalu, telah berinisiatif menyediakan terlebih dahulu Sapras sesuai dengan standar protokol kesehatan,” terang Guru Besar berparas cantik dan masih terlihat awet muda ini Jumat (9/10/2020) di ruang kerjanya.

Adapun Sapras yang dimaksud, sambung Prof Dr Ir Yetrie Ludang, MP menyebutkan, diantaranya berupa himbauan wajib menggunakan masker yang ditempelkan di sejumlah tempat, sarana mencuci tangan permanen sebanyak 12 wastafel beserta sabun dan hand sanitizer yang bisa ditemui hampir di setiap sudut ruangan, di lingkungan kampus PPs UPR.

Ditambahkan Srikandi dari Civitas Akademika UPR ini kembali menuturkan, upaya penyediaan Sapras sesuai protokol kesehatan ini, sekaligus sebagai upaya nyata mensukseskan program pemerintah, terlebih khusus nya program Rektor UPR bapak Dr. Andrie Elia, SE., M.Si dalam upaya memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19, di lingkungan kampus tertua di wilayah Kalimantan Tengah ini.

Khususnya, untuk ketersediaan sabun dan hand sanitizer, Guru Besar penuh terobosan ini juga mengutarakan bahwa pihaknya juga melakukan pengecekkan secara berkala. Jika ada yang sudah habis, maka akan langsung diganti atau diisi ulang oleh staf yang bertugas.

“Langkah ini merupakan komitmen kami, untuk tetap melaksanakan pendidikan di tengah situasi pandemi COVID-19, sekaligus pula mempersiapkan Sumberdaya Manusia (SDM) lulusan dari PPs UPR, yang sejalan dengan motto kami, yakni ”Harati Bacahaya Kilau Bintang” guna mewujudkan UPR Jaya Raya,” tutup Prof Dr Ir Yetrie Ludang, MP dengan senyum manis. (DCA)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: