Hati-hati Penipuan Berkedok. Bantuan Pemerintah

Hati-hati Penipuan Berkedok. Bantuan Pemerintah

lensakalteng.com - PALANGKA RAYA - Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung mengingatkan masyarakat kota setempat, untuk berhati-hati dan

Tahun Ini, Pemko Palangka Raya Buka Penerimaan PPPK
Dorong Penguatan Sektor Pertanian
Mengisi Kekosongan, Fairid Naparin Jabat Plt Ketua Golkar Kota

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung mengingatkan masyarakat kota setempat, untuk berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan kementerian, pemerintahan daerah maupun dinas atau instansi terkait, yang memanfaatkan kondisi pandemi covid-19.

Nenie meminta agar masyarakat yang bergerak dibiidang usaha koperasi, UMKM atau kelompok usaha kecil yang terkena dampak pandemi covid-19 saat ini, untuk berhati-hati dengan oknum yang mencoba mencari keuntungan pribadi dan menyebabkan kerugian bagi orang lain.

Telah terbukti di beberapa wilayah di tanah air telah terdektsi kasus penipuan kepada masyarakat yang mengatasnamkan penjabat di lingkungan pemerintah daerah.

Modusnya pelaku menelpon warga yang menjadi sasarannya untuk menginformasikan ada bantuan dari pemerintah yang akan diterima oleh seseorang atau kelompok. Namun untuk menerima bantuan tersebut ada syaratnya, dan syarat itu adalah menyetor uang administrasi terlebih dahulu.

“Nah, modus seperti ini harus diwaspadai. Apabila ada hal seperti ini, maka masyarakat dapat segera menghubungi pengurus organisasi unruk mengkonfirmasikan kebenarannya,” tukas Nenie, Selasa (20/10/2020).

Dalam kesempatan itu legislator PDI Perjuangan ini juga mengingatkan masyarakaat untuk mewaspadai modus penipuan melalui media sosial ataupun alamat web. Dimana para calon korban biasanya akan diminta untuk melakukan registrasi dengan memasukan data tertentu.

Penipuan seperti itu, juga dinilai sama beresikonya dengan modus penipuan lainnya, sebab data-data penting milik penduduk dapat disalahkan untuk tujuan kejahatan,” tukasnya.

“Waspada sebelum membuka laman website. Harus lakukan kroscek kebenaranya. Apalagi saat ini banyak bantuan dari pemerintah,.Momen itu dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melaksanakan aksi penipuannya,” tandas. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: