Kesembuhan Pasien Covid-19 di Palangka Raya Meningkat

Kesembuhan Pasien Covid-19 di Palangka Raya Meningkat

lensakalteng.com - PALANGKA RAYA - Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, grafik penyebaran kasus covi

DPRD Tanah Bumbu Pelajari Perda Keolahragaan di Kota Cantik
Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Masih Dilakukan Kajian Secara Mendalam
Rancangan Peraturan DPRD Tentang Kode Etik Diparipurnakan

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, grafik penyebaran kasus covid-19 di kota setempat dalam sebulan terakhir masih menunjukan kenaikan. Meskipun tidak signifikan.

“Sejak 1 September sampai 30 September 2020 yang lalu, telah tercatat 184 kasus konfirmasi positif,” sebutnya, Kamis (1/10/2020).

Namun terlepas dari itu ungkap Emi, maka sebaliknya grafik tingkat kesembuhan justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.  Tercatat dalam satu bulan ada 226 angka kesembuhan.

Secara umum perkembangan penyebaran pandemi cobid-19 di Kota Palangka Raya itu, terutama dilihat per zona pandemi, maka sebabyak 12 kelurahan berada pada zona kuning, 9 kelurahan zona merah dan 9 kelurahan zona hijau.

Sedangkan Kecamatan dengan kasus positif terbanyak adalah Kecamatan Jekan Raya dengan 694 kasus dan 566 sembuh. Lalu Kecamatan Pahandut dengan 356 positif dan 292 sembuh.

Berikutnya, Kecamatan Sebangau dengan 39 positif dan 32 sembuh, Kecamatan Bukit Batu dengan 18 positif dan 16 sembuh, serta Kecamatan Rakumpit dengan 1 kasus positif dan 1 sembuh.

“Sedangkan per 30 September, untuk akumulasi kasus covid-19 di Kota Palangka Raya, tercatat 1.108 kasus konfirmasi positif, 907 sembuh, 139 jiwa yang positif dalam perawatan, dan 62 jiwa meninggal dunia,” terangnya.

Bila melihat grafik secara keseluruhan, maka kata Emi, telah menunjukkan persentase kesembuhan telah menyentuh angka 81,86 persen, kemudian 12,55 persen dalam perawatan dan 5,60 persen kasus meninggal dunia.

“Kita harus tetap meningkatkan pencegahan penyebaran pandemi covid-19 .Terutama dalam hal menjalankan Perwali Nomor 26 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes),” tandasnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: