Perhatian Ben Bahat Dengan Lansia Mengundang Decak Kagum

Perhatian Ben Bahat Dengan Lansia Mengundang Decak Kagum

AKRAB: Ben Brahim S Bahat selalu dekat dengan siapa saja. Tampak saat bersama para lansia. LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Calon Gubernur Kalimant

Kelompok Tani Dayak Misik Ingatkan Investor
Pemuda Berperan Penting Dalam Sukseskan Pilkada Berkualitas
UNBK SMA/SMK se Kalteng 95 Persen Siap Dilaksanakan

AKRAB: Ben Brahim S Bahat selalu dekat dengan siapa saja. Tampak saat bersama para lansia.

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Calon Gubernur Kalimantan Tengah Ir Ben Brahim S Bahat mempunyai perhatian khusus terhadap para lansia. Seperti yang terlihat ketika dirinya bertemu seorang nenek bernama Norsiyah.

Siang itu Ben Bahat sedang blusukan di wilayah Flamboyan, Kota Palangka Raya. Ketika sedang menyusuri jalan, Ben Bahat dipertemukan dengan Norsiyah yang kini umurnya menginjak 85 tahun.

Tanpa pikir panjang, Ben Bahat langsung menghampiri nenek tersebut. Ia pun menyapa dan memberi rasa hormat kepada Nenek Norsiyah yang sedang duduk di beranda rumahnya.

Percakapan pun dimulai dengan Ben Bahat mperkenalkan dirinya. Lalu dilanjutkan dengan membahas kehidupan si nenek.

“Siang nek, saya Ben Brahim. Salam kenal,” ujar Ben Bahat memperkenalkan diri.

Nenek Norsiyah ternyata mempunyai riwayat penyakit yang cukup serius. Ia mengidap stroke sejak sepuluh tahun yang lalu.

“Saya sakit stroke nak. Sudah sejak lama kira-kira sudah sepuluh tahun. Ya paling cuman bisa duduk seperti ini,” kata Norsiyah terbata-bata.

“Ya hanya seperti ini kegiatannya setiap hari. Dulu sempat dibawa ke Rumah Sakit, tapi buru-buru pulang karena biayanya tidak ada,” tambahnya.

Miris betul melihat kondisi Norsiyah. Sambil berkaca-kaca Ben Bahat mengungkapkan komitmennya untuk ke depan Kalteng harus menjadi provinsi yang memperhatikan keberadaan para lansia.

“Lansia itu termasuk tanggung jawab pemerintah. Ke depan harus ada perhatian lebih dari pemerintah. Bagaimana menyediakan pengobatan gratis, BPJS gratis. Supaya tidak ada lagi lansia-lansia yang tidak bisa dirawat di RS karena tidak ada biaya,” ujar Ben Bahat.(SN)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: