Tahun 2020 Perceraian Meningkat, 97 Isteri Menjanda di Pulang Pisau

Tahun 2020 Perceraian Meningkat, 97 Isteri Menjanda di Pulang Pisau

FOTO: Mulyadi LENSAKALTENG.com - PULANG PISAU - Kasus perceraian pasangan suami istri  (Pasutri) meningkat di Kabupaten Pulang Pisau pada tahun 2020.

Dewan Pulang Pisau Apresiasi Kunjungan Dirjen Perhutanan dan Kemitraan Kementerian Lingkungan Hidup
Food Estate Sejahterakan Masyarakat
Penyusunan Program Jangan Kedepankan Ego Sektoral Kata Bupati Pulpis

FOTO: Mulyadi

LENSAKALTENG.com – PULANG PISAU – Kasus perceraian pasangan suami istri  (Pasutri) meningkat di Kabupaten Pulang Pisau pada tahun 2020. Sehingga 97 istri harus menjanda.

Jumlah ini meningkat dari tahun 2019 yang hanya 80 kasus perceraian. Berdasarkan data yang dibeberkan Mulyadi, Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pulang Pisau pada (20/10/2020).

Pasutri yang bercerai disebutkan, berumur rata-rata 20-40 tahun. Kasus ini terjadi didominasi faktor ekonomi, yang menimbulkan perselisihan dan pertengkaran terus menerus hingga berujung perceraian.

“Karena faktor-faktor seperti  perekonomian, perselisihan, pertengkaran dan ketidakcocokan kedua belah pihak, juga meninggalkan salah satu pihak,”kata Mulyadi, Selasa (20/10/2020).

Menurut Mulyadi, bahwa PA Pulang Pisau  menangani kasus perceraian baru dua tahun. Karena sebelumnya masih bersidang di PA Kabupaten Kapuas.

Selama dua tahun ini, gugatan terpaksa diputuskan cerai. Setelah dinasehati dan diberikan arahan bisa kembali rujuk dan ditekan untuk tidak bercerai.

“Semoga tahun-tahun akan datang tidak meningkat lagi seperti tahun sekarang,”katanya.(FJR)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: