Batal Kerahkan Massa 1.000 Orang, Kapolres Kapuas Apresiasi Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi

Batal Kerahkan Massa 1.000 Orang, Kapolres Kapuas Apresiasi Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi

FOTO: Proses pengamanan oleh angggota Polres Kapuas dan BKO Polda Kalteng saat perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi mendatangi Kantor Bawasl

Bupati Kapuas Bantu Korban Kebakaran Di Murung Keramat
Reuni SMK (STM) Mandomai 2017
Safari Ramadhan Terakhir Di Mambulau

FOTO: Proses pengamanan oleh angggota Polres Kapuas dan BKO Polda Kalteng saat perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi mendatangi Kantor Bawaslu Kapuas, Kamis pagi.

LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Kinerja Polres Kapuas patut diacungi jempol. Karena bukan kebetulan, yang semula ada rencana Aliansi Masyarakat Kabupaten Kapuas Peduli Demokrasi yang Sehat dan Bersih mengerahkan 1.000 orang ke Kantor Bawaslu Kabupaten Kapuas. Tetapi akhirnya hanya pembacaan pernyataan sikap perwakilan kelompok aliansi, Kamis (17/12/2020).

Kendati sudah mengerahkan sekitar 366 personel dari Polres Kapuas dan BKO Polda Kalteng. Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, SIK, MSi sangat mengapresiasi pengertian dari Aliansi Masyarakat Kabupaten Kapuas Peduli Demokrasi yang Sehat dan Bersih. Karena membatalkan niatnya mengerahkan massa sekitar 1.000 orang pagi itu.

Sehingga aksi di depan Kantor Bawaslu Kapuas Kamis pagi, hanya pembacaan pernyataan sikap perwakilan dari kelompok alianasi oleh koordinator aksi Junaidi L Gaol didampingi KH Muchtar Ruslan, Karya Yetsi dan H Zainal Makmur. Mereka hanya menyampaikan orasi di depan Bawaslu menuntut terkait pengaduan mereka tentang pelaksanaan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Kalteng 2020.

“Hari ini pengamanan aksi unjuk rasa, alhamdulilah yang datang hanya perwakilan. Kurang lebih lima sampai enam orang. Jumlah personel yang kita kerahkan kurang lebih 366 personel. Bisa kami antisipasi dengan baik dan berjalan lancar,”ujar Manang Soebeti.

Lebih lanjut, Manang sapaan karib orang nomor satu di Polres Kapuas ini mengatakan, bahwa dirinya mengapresiasi kelompok masyarakat yang mau mendengarkan imbauan dilarang mengerahkan massa dalam jumlah besar. Karena hal itu akan melanggar protokol kesehatan pandemi covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah.

Berdasarkan pantauan wartawan media ini, personel keamanan bersiaga ketat di sekitar kawasan kantor Bawaslu Jalan Seroja . Tim keamanan Polri juga dilengkapi dengan mobil barracuda dan Water Canon untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.

Sementara perwakilan aliansi, usai melakukan orasi, kemudian menyerahkan naskah yang telah dibacakan kepada perwakilan Bawaslu Kapuas. Lalu, mereka meninggalkan lokasi dengan aman dan tertib.(ONO)

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: