Humas Polri Dituntut Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri

Humas Polri Dituntut Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Kepada Polri

lensakalteng.com - PALANGKA RAYA - Sebagai fungsi utama di kepolisian yang mempunyai peran sangat strategis, maka Humas Polri memiliki tugas untuk men

Polda Kalteng Menangi Praperadilan Status Tersangka YB Tidak Terelakan
Dandrem 102/Pjg Pantau Langsung Demo Tolak RUU Cipta Kerja
BOS Nyaru Menteng Lepasliarkan 4 Orangutan ke TN-BBBR.

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Sebagai fungsi utama di kepolisian yang mempunyai peran sangat strategis, maka Humas Polri memiliki tugas untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, agar tetap kondusif.

Demikian hal tersebut ditegaskan Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo pada rapat kerja teknis (Rakernis) yang dilaksanakan Bidang Humas Polda Kalteng bersama PID Satker Mapolda dan Humas Polres di Hotel Luwansa Palangka Raya, Kamis (17/12/2020).

Lebih lanjut Dedi menyampaikan, peran Humas Polri sangatlah vital di kepolisian. Karenanya disamping untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, humas juga dituntut untuk meningkatkan citra positif Polri.

Pada sisi lain Dedi menuturkan, untuk menjawab tantangan di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat di era industri 4.0, anggota Humas Polri juga harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan mempunyai dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugas yang diembannya.

“Di era digital sekarang ini, peran Humas Polri juga sangat penting dalam mengelola media mainstream dan media sosial,”terangnya.

“Di media sosial banyak sekali bertebaran informasi hoaks dan narasi-narasi mengganggu stabilitas keamanan. Karenanya, personil humas harus pandai mengelola isu-isu yang sensitif dan menangkal informasi hoaks,” tegas Kapolda

Tak hanya sampai di situ, Humas Polri juga memiliki peran yang sangat penting di masa Pilkada tahun 2020 ini, dimana, anggota Humas Polri berperan sebagai cooling system atau sebagai pendingin situasi khususnya di media sosial.

“Saat Pilkada banyak konten-konten provokatif yang harus diluruskan, dengan solusi menyejukkan,” pungkasnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: