Peringatan Harkodia 2020, Kejari Kapuas Umumkan Kinerja

Peringatan Harkodia 2020, Kejari Kapuas Umumkan Kinerja

FOTO BERSAMA: Kajari Kapuas Arif Raharjo bersama jajaran dan sejumlah awak media usai gelar press rilis akhir tahun 2020. LENSAKALTENG.com - KUALA

Sebanyak Tujuh Perangkat Desa di Paju Epat Dilantik
Ini Jumlah Warga Barsel yang Diduga Tertular Covid-19
Kapuas Siap Siaga Bencana

FOTO BERSAMA: Kajari Kapuas Arif Raharjo bersama jajaran dan sejumlah awak media usai gelar press rilis akhir tahun 2020.

LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Di tengah pandemi Covid-19, ruang gerak masyarakat dan instansi pemerintah sedikit terhambat. Tetapi ini tidak menyurutkan semangat  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini disampaikan Kepala Kejari (Kajari) Arif Raharjo SH MH bersama jajarannya pada Hari Anti Korupsi Sedunia (Harkodia) di Aula Kejari Kapuas, Jumat (11/12/2020).

Korps Adhyaksa wilayah Kapuas yang dipimpin Arif Raharjo ini, memaparkan kinerja selama setahun. Semua target tercapai, bahkan beberapa tunggakan kasus bisa diselesaikan.

“Kinerja lebih dari 200 persen. Saya apresiasi kinerja jajaran Kejari Kapuas,” ujar pria yang menjabat Kajari Kapuas sejak pertengahan tahun 2020 ini.

Dari semua penanganan kasus tahun 2020, tindak pidana penyalahgunaan Narkotika yang membuat Arif Raharjo cukup prihatin. Ternyata masih maraknya kasus Narkotika di wilayah ini. Menurutnya, kesadaran masayarakat masih kurang tentang bahaya dan dampak negatif penyalahgunaan narkotika.

Arif berharap, melalui media massa, bisa terus melakukan sosialisasi untuk pencegahan penyalahgunaan Narkotika di daerah itu. Karena dia meyakini, bahwa insan Pers merupakan pilar bersama penegak hukum dan pemerintah bisa bersinergi.

“Peran pers bisa terasa sumbangsihnya untuk pembangunan di daerah. Saya prihatin Nakotika masih marak, agar pers membantu memyampaikan bahaya tentang Narkotika itu sendiri,”katanya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan, bahwa dengan keterbatasan anggaran yang diterima Kejari Kapuas tidak menyurutkan semangat kerja. Mereka tetap bekerja maksimal, walaupun juga situasi dihadapkan dengan kondisi pendemi Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) menyampaikan, dari penerimaan SPDP sebanyak 240 perkara, berkas tahap satu 223 perkara, berkas P21 sebanyak 216 perkara, yang dilimpahkan ke pengadilan 213 perkara, perkara sudah putusan hakim ada 183. Perkara paling banyak ditangani adalah kasus narkotika yang mencapai 46 perkara.

Sementara dari laporan Kasi Pidsus, Stirman Eka PS, mengatakan sudah menyelesaikan 2 kasus pada tahap penyelidikan, 2 penyidikan dan 2 penuntutan. Dia juga menegaskan, tidak ada kasus tunggakan yang dihentikan, semua akan ditindaklanjuti.

Selanjutnya, Kasi intelijen Harisha Cahyo Wibowo juga memaparkan beberapa program juga telah dilaksanakan. Seperti program penerangan dan penyuluhan hukum, Jaksa Menyapa dalam siaran dan dialog interaktif di 91,4 FM melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas, Jaksa Masuk Sekolah (JMS), serta mengawal proses Pilkada Kalteng 2020 secara berkelanjutan.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R), Ronald Peroniko juga menjelaskan beberapa program, diantaranya pemulihan barang bukti, pemusnahan, penyelesaian barang rampasan, serta pengembalian barang bukti.

Dalam kesempatan itu, Kepala Cabang Kejari (Cabjari) Palingkau Amir Giri juga hadir. Pencapaian kinerja Cabjari tahun 2020 telah berhasil menyelesaikan 21 perkara pidana umum. Kemudian mereka menangani dua perkara pidana khusus,satu sudah diselesaikan dan satu lagi dalam tahap penyidikan. (ONO)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: