Bupati Sambut Baik Program Strategis Nasional Food Estate di Pulang Pisau

Bupati Sambut Baik Program Strategis Nasional Food Estate di Pulang Pisau

LensaKalteng.com - PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau, H. Edy Pratowo menyampaikan ucapan Terima Kasih kepada pemerintah pusat yang telah menetapk

Ketahanan Pangan Bukan Hanya Padi
Bupati Pulpis Minta Tingkatkan Pengawasan Prokes di Pelayanan Publik
Meski Terbatas, Peringati Proklamasi Berlangsung Khidmad

LensaKalteng.com – PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau, H. Edy Pratowo menyampaikan ucapan Terima Kasih kepada pemerintah pusat yang telah menetapkan Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lokasi program strategis nasional, yakni Food Estate.

Menurut H. Edy Pratowo, program Food Estate yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, tentunya akan membawa dampak positif untuk kemajuan daerah Pulang Pisau.

Dimana, salah satunya yakni pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Desa Basarang, Kabupaten Kapuas dan Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau akan segera terealisasikan melalui program strategis nasional yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat.

“Berdasarkan informasi, Anggaran Program Strategis Nasional yang dipersiapkan oleh pemerintah pusat mencapai sekitar Rp. 391 milyar lebih. Dimana, anggaran tersebut untuk mengatasi masalah infrastruktur jalan dan jembatan. Dan, sekarang pembangunan itu sudah mulai berjalan,” ujarnya, Senin (22/2/2021).

Lebih dalam, H. Edy Pratowo juga mengatakan bahwa selama ini yang menjadi tugas daerah, yakni melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan yang menuju ke daerah-daerah kecamatan ataupun desa, dan kini dibantu melalui program strategis nasional.

Selain itu, Ujar Bupati Pulang Pisau ini menerangkan bahwa rencananya juga akan dilakukan pembangunan jalan baru, untuk memperpendek jarak antara Kecamatan Banama Tingang, Bukit Rawi menuju Kota Pulang Pisau, tanpa harus melalui Kota Palangka Raya.

Yang mana, akses untuk menuju lokasi Food Estate itu akan secara langsung menjadi tembus dan tanpa menggangu akses jalan yang ada sekarang ini.

“Jika nantinya ada jalan baru, maka kita tinggal mengatur tonasenya saja atau mengatur kepentingan penggunaan jalan baru itu. Misalnya, hanya dipergunakan untuk mengangkut hasil produksi, industri pertanian dan Sumber Daya Alam (SDA) itu juga bisa melalui jalan baru tersebut, baik yang masuk maupun keluar.” tandasnya. (YD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: