HeadlinePalangka Raya

Terkait Covid-19, Ini Rekomendasi Pansus DPRD Palangka Raya

"Ada tujuh temuan BPK RI terhadap efektivitas penanganan pandemi covid-19. Mengacu LHP ini pansus DPRD juga memberikan sejumlah rekomendasi dan catatan kepada pemko,"ungkap Ketua Pansus DPRD Palangka Raya, Riduanto, Senin (22/2/2021).

lensakalteng.com – PALANGKA RAYA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Palangka Raya bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya sejauh ini telah melakukan pembahasan terkait laporan hasil pemeriksaa (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Kalteng tentang efektivitas penanganan pandemi covid-19 selama tahun 2020.

“Ada tujuh temuan BPK RI terhadap efektivitas penanganan pandemi covid-19. Mengacu LHP ini pansus DPRD juga memberikan sejumlah rekomendasi dan catatan kepada pemko,” ungkap Ketua Pansus DPRD Palangka Raya, Riduanto, Senin (22/2/2021).

Disebutkan dia, salah satu rekomendasi yang diberikan pansus DPRD kepada pemko yakni pemenuhan serta peningkatan jaringan internet di RSUD Kota Palangka Raya. Terutama ruang isolasi pasien Covid-19.

Pentingnya hal itu menurut politisi PDI Perjuangan ini terlihat saat mereka melakukan peninjauan ke di RSUD sebagai bentuk tindak lanjut pembahasan materi pansus.

“Iya, mereka yang menjalani isolasi kerap mengeluhkan ketersediaan jaringan internet. Wajar saja para pasien ingin terkoneksi bersama keluarga dan kerabatnya selama menjalani isolasi mandiri,” bebernya.

“Tentunya pasien ingin hiburan. Makanya, jaringan internet setidaknya menjadi media meringankan kebosanan dan stress saat isolasi,” tambah Riduanto.

Memang sejauh ini sambung dia, dari informasi yang di dapat pihak Pemko Palangka Raya sudah berupaya memenuhi ketersediaan jaringan internet dengan menggandeng pihak vendor. Akan tetapi kendalanya kabel jaringan masih belum bisa menjangkau rumah sakit.

Jaringan kabel internetnya hanya sampai pada kawasan Bundaran Burung.Artinya untuk menjangkau RSUD di Kelurahan Kalampangan itu memerlukan jarak 15 Km.

“Tentu ini menjadi perhatian pemko bagaimana mencari solusinya,”tandas Riduanto. (sas)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: