Warga Desa Lungkuh Layang Dan Danau Pantau Ritual ‘Menandak Liau’

Warga Desa Lungkuh Layang Dan Danau Pantau Ritual ‘Menandak Liau’

FOTO: Saat prosesi doa dan ziarah ke sandung di Desa Danau Pantau. LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Sejumlah warga Desa Lungkuh Layang dan Desa Da

Dinsos Kapuas Bantu Korban Terdampak Kebakaran Pastori Santo Matius
BLH Kapuas Gelar Rapat Bahas Piala Adipura
2020, Bupati Kapuas Pastikan Pencegahan Karhutla Maksimal

FOTO: Saat prosesi doa dan ziarah ke sandung di Desa Danau Pantau.

LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Sejumlah warga Desa Lungkuh Layang dan Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah melaksanakan ritual adat Dayak Hindu Kaharingan, ‘menandak liau’ dan ziarah ke makam keluarga (Sandung), Jumat (12/03/2021).

Proses kegiatan ziarah ini, dilaksanakan dengan prosesi medoakan arwah keluarga yang sudah meninggal, dalam bahasa dayak disebut ‘menandak liau’.  Pelaksanaan pertama di Desa Lungkuh Layang dan kedua di Sandung yang berada Desa Danau Pantau.

Menurut Kepala Desa (Kades) Danau Patau, Mancur AL, upacara adat ziarah kepemakaman nenek moyang, orang tua dan keluarga yang sudah meninggal itu terselenggara atas kerja sama semua keluarga almarhum, dengan tokoh adat dan para mantir adat dari kedua desa tersebut.

“Pelaksanaan acara ziarah berlangsung dengan baik, lancar, aman serta tetap mematuhi protokol kesehatan pandemi covid-19,” kata Kades Danau Pantau, Mancur pada Jumat (12/03/2021).

Dia juga menyebutkan dua sandung yang dilakukan proses menandak liau tersebut, ada 30 jasad. Prosesi pertama digelar di Desa Lungkuh Layang, kemudian baru dilaksanakan di sandung yang kedua di Desa Danau Pantau.

Sementara itu, menurut salah satu keluarga almarhum, bahwa kegiatan ini dilakukan lantaran kecintaan mereka terhadap orang tua dan keluarganya. Mereka merasa terharu saat berziarah dan berdoa. Itu sebagai cermin kasih sayang kepada orang tua, keluarga dan sesama.(MJ/ONO)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: