Polres Pulang Pisau Terima Penghargaan Komnas PA

Polres Pulang Pisau Terima Penghargaan Komnas PA

FOTO : Kapolres Pulang Pisau saat terima penghargaan Komnas Perlindungan Anak di Jakarta, Jumat (2/4/2021). Lensakalteng.com - Pulang Pisau - Karen

Kedatangan Menteri DPDT-TI RI Dimeriahkan Tarian Daerah
Plt. Gubernur Kalteng Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla Tahun 2020
Soal Impor Beras, DPR Minta Sinergitas Data Antar Kementerian

FOTO : Kapolres Pulang Pisau saat terima penghargaan Komnas Perlindungan Anak di Jakarta, Jumat (2/4/2021).

Lensakalteng.com – Pulang Pisau – Karena berhasil mengungkap kasus yang dianggap meresahkan masyarakat dalam waktu kurang dari 24 jam, Kapolres Pulang Pisau, Polda Kalteng, AKBP. Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H. dan didampingi Kasat Reskrim Iptu Jhon Digul Manra SE,.M.H kembali menerima penghargaan.

Penghargaan kali ini diberikan oleh Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Jumat (2/4/2021).

Diketahui bahwa Polres Pulang Pisau dan Polsek jajaran telah mampu mengungkap kasus perampokan yang menyebabkan terbunuhnya seorang perempuan, Mariati (41) dan anaknya Wahyudi (6) mengalami luka serius pada bagian kepala.

Dijelaskan bahwa dua tindak pidana tersebut yang pertama kasus perampokan di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau yang menewaskan Mariati (41) oleh pelaku bernama Suriansyah (28) dan anak korban yang bernama Wahyudi (6) mengalami luka serius yang dianiaya dengan kayu.

Kasus lain yang terjadi pada hari yang sama yakni pembunuhan di Desa Mentaren 1, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng yang menewaskan kakak beradik Sunarsih (56) dan Jamiah (46) yang dibunuh oleh Suparno yang tidak lain adalah suami dari Jamiah.

“Kasus di Mentaren dilatarbelakangi dendam. Korban merasa dendam dengan kakak iparnya Sunarsih karena pelaku diusir. Karena dendam timbul ingin menghabisi kakak dari istrinya tersebut,” ungkapnya.

Sehingga pada malam kejadian pelaku menghabisi Sunarsih yang tidur di warung istri. “Korban dipukul pakai kunci pipa besar dengan panjang 80 centimeter, saat istrinya bangun, lalu istrinya juga dipukul menggunakan kunci pipa tersebut hingga tewas,” pungkasnya.(fjr)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: