Wujudkan Reforma Agraria Berkeadilan, ATR-BPN Pulpis Gelar Rakor-GTRA tahun 2021

LensaKalteng.com - PULANG PISAU - Kantor Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Kabupaten Pulang Pisau, telah menggelar Rapat Ko

Keseriusan Pulpis Atasi Malaria Dapat Apresiasi dari Kemenkes RI
200 Warga Hanjak Maju Tak Bisa Urus Identitas Diri
Edy Pratowo : Jabatan Itu Amanah

FOTO: Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pulang Pisau, Iwan Susianto.

LensaKalteng.com – PULANG PISAU – Kantor Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Kabupaten Pulang Pisau, telah menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (Rakor-GTRA) tahun 2021, kegiatan itu terlaksana di Aula Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala ATR-BPN Kabupaten Pulang Pisau, Iwan Susianto menyampaikan bahwa Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tahun 2021, merupakan kerjasama antara tim konsultan perorangan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pulang Pisau.

Kegiatan itu, meliputi mulai dari pendataan TORA dan pengembangan penataan akses, integritas penataan aset dan penataan akses, sekaligus pula sebagai pilot projek kampung Reforma Agraria.

Lebih lanjut, Iwan menerangkan bahwa kebijakan reforma agraria, merupakan upaya untuk menata kembali hubungan antara masyarakat dengan tanah.

“Kebijakan reforma agraria itu sendiri dimaksudkan untuk menata kembali hubungan masyarakat dengan tanah, yakni berkaitaan dengan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi yang lebih berkeadilan,” terangnya, Kamis (15/4/2021).

Lebih dalam, Dirinya juga mengutarakan bahwa khususnya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, pihaknya telah melakukan berbagai upaya penataan kembali reforma agraria.

Salah satu upaya tindak lanjutnya, yakni dengan dibentuknya Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Pulang Pisau.

Dimana, GTRA itu terbentuknya didasari atas Surat Keputusan (SK) Bupati Pulang Pisau Nomor  127 Tahun 2021 tentang penetapan Tim GTRA Kabupaten Pulang Pisau tahun 2021.

Yang mana, GTRA ini langsung diketuai oleh Bupati dan Wakil Bupati Pulang Pisau, dan sebagai Ketua Pelaksana Harian dijabat oleh Kepala Kantor Pertanahan Pulang Pisau.

“Keberadaan Tim GTRA Kabupaten Pulang Pisau, juga dimaksudkan untuk memastikan pelaksanaan Reformasi Agraria di seluruh wilayah Kabupaten yang memiliki moto ‘Handep Hapakat’ ini, dapat berjalan dengan lebih baik,” terangnya lagi.

Hal ini, sebagaimana adanya ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2018, sehingga bisa berjalan lebih efektif dan berhasil mencapai tujuannya, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

“Selain itu, Direktorat Jenderal Penataan Agraria menyusun panduan pelaksanaan GTRA untuk memberikan arah petunjuk dan menjadi pedoman kerja dalam menyelenggarakan GTRA di tingkat pusat, khususnya mengenai kelembagaan GTRA, provinsi maupun di tingkat kabupaten atau kota serta memiliki organisasi pelaksanaan harian,” katanya menambahkan. (YD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: