Perketat Pengawasan Pasca-Lebaran

Perketat Pengawasan Pasca-Lebaran

LENSAKALTENG.COM - SAMPIT - Kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkat. Hingga kemarin (10

Dinas Perikanan Tabur 70 Ribu Benih Lele
Tanggul Darurat Ujung Pandaran Dinilai Sia-sia Ini Sebabnya!
PDAM Tirta Mentaya Diminta Perluas Jangkauan

LENSAKALTENG.COM – SAMPIT – Kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkat. Hingga kemarin (10/5/2021) jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.291 orang, sembuh 1993 orang, dalam perawatan 235 orang dan meninggal dunia 63 orang.

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Kotim Hendra Sia meminta agar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotim memperketat pengawasan di desa, kelurahan hingga kecamatan. Apalagi saat ini ada muncul varian baru yang dari India yaitu B.1.617.

“Saya tidak bosan-bosannya untuk mengingatkan kepada semua masyarakat Kabupaten Kotim terutama dapil pemilihan saya yaitu dapil V, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini untuk pencegahan penularan virus mematikan itu, dan kami minta pemerintah wajib melakukan pengawasan yang ketat terhadap penerapan prokes tersebut agar tidak ada kenaikan kasus secara terus menerus seperti ini,” ujarnya, Senin (10/5/2021).

Hendra Sia juga mengatakan pengawasan ketat ini juga diperlukan lantaran libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah agar tidak memunculkan klaster baru yang membuat jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kotim semakin meningkat.

“Pemerintah daerah seharusnya menerapkan kebijakan sesuai grafik harian Covid-19. Bila kasus tinggi dan terus melonjak, bukan tidak mungkin untuk kembali memperketat pengawasan termasuk di daerah perbatasan Kota Sampit,” ujar Hendra Sia.

Politikus Partai Perindo ini juga meminta masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan. Apalagi virus varian baru itu sudah mulai masuk Kabupaten Kotim, maka dari itu protokol kesehatan harus wajib digunakan seperti masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak serta menghindari kerumunan untuk meminimalisir risiko terpapar Covid-19 atau pun varian baru itu.

“Dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat itu untuk mencegah penularan Covid-19 dan virus varian baru yang sudah masuk daerah kita ini. Mari bersama-sama berdoa agar virus tersebut segera berakhir sehingga aktivitas warga bisa kembali normal seperti biasanya,” tutupnya. (SAS)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: