Bantu Perekonomian Warga dengan Serap Tenaga Kerja Lokal

Bantu Perekonomian Warga dengan Serap Tenaga Kerja Lokal

LENSAKALTENG.COM - SAMPIT - Pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung masih  berdampak pada perekonomian masyarakat. DPRD Kabupaten Kotawar

Bupati Ajak Masyarakat Kotim Jaga Hidup Sehat
Kades Terpilih Diminta Bekerja Maksimal Dan Totalitas
Usulan Program Pembangunan Jangan Terkesan Asalan

LENSAKALTENG.COM – SAMPIT – Pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung masih  berdampak pada perekonomian masyarakat. DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong, agar pihak perusahaan besar swasta (PBS) bisa ambil andil membantu masyarakat setempat dengan memperbanyak menyerap tenaga kerja lokal.

“Dengan menyerap tenaga kerja lokal, perusahaan sudah membantu perekonomian masyarakat di tengah Covid-19 saat ini,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Dadang H. Syamsu, Selasa (18/5/2021).

Politisi PAN tersebut mengungkapkan, ada dua dasar hukum dalam bidang ketenagakerjaan, yakni Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Peraturan Daerah Nomor 03 tahun 2016 tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal.

Sesuai dengan salah satu fungsi DPRD, kata Dadang  mereka Komisi IV melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan aturan tersebut. Pengawasan kata dia mereka lakukan untuk memastikan perusahaan menjalankan aturan tersebut sesuai yang diharuskan.

Komisi IV berkunjung ke sejumlah perusahaan untuk mensosialisasikan

Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Peraturan Daerah Nomor 03 tahun 2016 tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal sekaligus mengingatkan perusahaan terkait aturan tersebut.

Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional sangat penting dipahami perusahaan sehingga bisa memenuhi hak-hak pekerja yang merupakan kewajiban perusahaan.

Sementara itu, Peraturan Daerah Nomor 03 tahun 2016 tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal sudah jelas menjadi penegasan agar perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap perekrutan tenaga kerja. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: