Kebijakan Sektor Pertanian Kotim Perlu Diperkuat

Kebijakan Sektor Pertanian Kotim Perlu Diperkuat

  LENSAKALTENG.COM - SAMPIT - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Abdul Kadir, menyebutkan perlu upaya penguatan k

Tim Verifikasi Kementerian Pusat Kunjungi Tiga Desa
Abrasi Pantai Ujung Pandaran Berpotensi  Tenggelamkan Aset Daerah
Dewan Minta Maksimalkan Anggaran Damkar

 

LENSAKALTENG.COM – SAMPIT – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Abdul Kadir, menyebutkan perlu upaya penguatan kebijakan dalam bidang pertanian.

“Sejauh ini upaya pemerintah kabupaten dalam penyelenggraan program pertanian masih sangat minim, sehingga perlu adanya pengiatan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani,” ungkap Kadir.

Hal ini disampaikan Abdul Kadir, untuk menyikapi diajukannya rancangan peraturan daerah pencadangan pangan ke DPRD Kotim.

Ia mengatakan, ketahanan pangan dan ketersediaan beras akan dapat terwujud dengan baik, apabila didukung dengan regulasi dan fasilitasi atau pendampingan pemerintah yang baik dalam bidang pertanian.

Menurut Kadir, salah satu contoh misalnya, kurangnya minat masyarakat petani untuk menggarap lahan oleh karena pendapatan dari hasil pertanian yang masih belum mampu menopang kehidupan keluarga petani dengan baik.

Bahkan ada petani yang cenderung merugi beberapa kali mengrap lahan pertanian. Salah satu keluhan adalah masih minimnya pendampingan yang dirasakan petani oleh pemerintah,” tandasnya.

Di sini, kata dia, termasuk stimulasi dalam bentuk subsidi bibit, pupuk, alat pertanian, penyuluh pertanian hingga peran dan proteksi pemerintah dalam tataniaga beras dari petani.

Harapan Fraksi Golkar, lanjutnya, ini betul-betul menjadi fokus pemerintah kabupaten kedepan. Terlebih lagi setelah Kalteng di canangkan sebagai kawasan Food Estate secara nasional.

“Tentu Kotim harus jadi daerah penyangga dengan mengambil bagian  dalam program ini. Keberadaan Raperda Cadangan Pangan dan ketersediaan jumlah beras ini dapat mewadahi ini semua untuk dapat memproteksi petani sehingga dapat sejahtera,” pungkas Kadir. (SAS)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: