Jangan Sampai Kotim Mematikan Dunia Usaha

Jangan Sampai Kotim Mematikan Dunia Usaha

LENSAKALTENG.com - SAMPIT - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Ramli mengatakan, penanganan Covid-19 mulai diperketat. Namun d

Terkait Kepatuhan Aturan, PBD Kotim Harus Diaudit
Usul Menertibkan Pelabuhan Liar
Perekrutan P3K Masih Tahap Pembahasan

RAPAT : Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotim H.Ramli saat memghadiri rapat paripurna.

LENSAKALTENG.com – SAMPIT Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Ramli mengatakan, penanganan Covid-19 mulai diperketat. Namun dirinya meminta sektor ekonomi daerah juga harus tetap berjalan walaupun ada pembatasan.

“Kami meminta dengan pengetatan aturan penganan Covid-19 pemerintah daerah juga harus ada solusi untuk sektor ekonomi masyarakat, Karena kita tidak mungkin menutup usaha mereka tetapi yang terpenting adalah dibatasi pengunjung dan juga harus melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya saat dibincangi diruang kerjannya, Rabu (7/7/2021).

Ramli mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 di daerah ini karena pelaksanaan protokol kesehatan yang sudah mulai kendor dilakukan oleh masyarakat. Sebagian masyarakat saat beraktivitas di luar rumah ada yang tidak mengunakan masker.

“Kalau saja protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat maka pandemi ini bisa ditekan penularaannnya, apalagi sebagaian masyarakat sudah melakukan vaksinasi,” ucapnya.

Politikus Partai Nasdem ini juga mengatakan, sektor ekonomi harus secara komprehensif. Selain itu juga harus terintegrasi dengan program pengembalian ekonomi oleh pemerintah pusat, melalui program-program produktif, seperti di bidang pertanian, peternakan, perikanan serta kegiatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM).

“Program tersebut mesti mendapatkan kucuran anggaran agar bisa berjalan dengan baik, maka dari itu sinergitas untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 harus dilakukan secara cepat. Apalagi dalam kondisi keuangan negara yang banyak tersedot untuk urusan penanganan virus yang mematikan itu,” tutupnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: