Momentum HUT Kemerdekaan untuk Bangkit dari Keterpurukan

Momentum HUT Kemerdekaan untuk Bangkit dari Keterpurukan

  LENSAKALTENG.com - SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur,  Rinie Anderson mengungkapkan pentingnya peringatan hari kemerdekaan

Hindari Paham Radikalisme Orang Tua Wajib Awasi Pergaulan Anak
PBS Jangan Ambil Karyawan Ilegal Sebagai Pengganti Pasca Libur
Ini Upaya Pemkab Mencegah Perdagangan Manusia di Kotim

FOTO : Suasana ruang Paripurna DPRD Kotim, saat kegiatan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI.

 

LENSAKALTENG.comSAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur,  Rinie Anderson mengungkapkan pentingnya peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun, sebagai momentum untuk bangkit dari keterpurukan.

Disebutkannya, bangsa Indonesia sudah sering kali mengalami hantaman, goncangan, permasalahan dan krisis lainnya hingga keterpuruan ekonomi.

“Melalui hari kemerdekaan ini kita harus membangkitkan kembali semangat kemerdekaan, guna bangkit dari keterpurukan terutama di tengah Pandemi Covid-19 ini,” kata Rinie.

Di sisi lain, Politisi PDIP tersebut mengajak masyarakat untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain yang terlebih dahulu mengenyam kemerdekaan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan hari kemerdekaan ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu seluruh masyarakat bangsa Indonesia.

“Karena melalui hari ini bangsa Indonesia bisa mengingat kembali perjuangan para pahlawan jaman dulu serta mengenang sejarah kemerdekaan,” ujar Rinie.

Sementara disinggung terkait paripurna bersama MPR, DPD dan DPR RI dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden Joko Widodo secara virtual, Rinie menyatakan  setuju dengan apa yang disampaikan oleh Ketua DPR RI, terkait komitmen pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) yang mana pemerintah harus berkoordinasi dengan DPRD terkait kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu ujar Rinie, agar pemerintah daerah dan DPRD memiliki satu suara dan sependapat terkait kebijakan yang dikeluarkan sehingga tidak menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: