Wakil Rakyat Mulai Jaring Aspirasi Masyarakat

Wakil Rakyat Mulai Jaring Aspirasi Masyarakat

LENSAKALTENG.com – Tamiang Layang – Sebanyak 10 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur melaksanakan reses alias jaring

Jabatan Sekda Bartim Diserahterimakan
Raperda Pengendalian Karhutla Masuk Prolegda Tahun 2021
Sebagai Bentuk Solidaritas, Pemkab Bartim Kirim Bantuan Banjir

Foto : 10 Anggota DPRD Barito Timur, dari pemilihan dapi III saat melakukan reses beberapa hari yang lalu.

LENSAKALTENG.com – Tamiang Layang – Sebanyak 10 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur melaksanakan reses alias jaring aspirasi masyarakat (Asmara) di Dapil III yang meliputi tiga kecamatan diantaranya, Kecamatan Raren Batuah, Kecamatan Pematang Karau dan Kecamatan Dusun Tengah.

Reses 10 orang anggota DPRD dari dapil III, termasuk diantaranya Ketua DPRD Nur Sulistio, Wakil Ketua I DPRD, Ariantho S Muler.

Wahyudinnoor salah satu anggota DPRD yang turut serta saat reses menjelaskan, banyak hal yang menjadi perhatian bagi para anggota DPRD di tiga kecamatan.

Kecamatan Dusun Tengah anggota DPRD menyoroti masalah aset-aset daerah yang terindikasi tidak masuk ke kas daerah, yang utamanya adalah tanah eks kantor kehutanan yang ada di depan masjid Al Furqan yang menjadi sorotan para anggota DPRD pemilihan Dapil III ini.

“Kemaren kami 10 anggota berkunjung ke tempat tersebut mempertanyakan yang berkaitan dengan aset daerah tersebut yang juga dihadiri oleh Camat Dusun Tengah,” ujar Wahyudinnoor, Senin (16/8/2021).

Selanjutnya, dalam diskusi tersebut terungkap bahwa aset halaman itu sudah diserahkan pengelolaannya kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ampah untuk dijadikan halaman atau taman yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang yang ingin parkir dan bersantai di daerah tersebut.

“Namun kenyataannya saat ini bangunan fisik masih ada tempat orang berjualan, setelah dinyatakan, apakah itu menjadi penghasilan untuk daerah, namun tidak begitu jelas tapi pada prinsipnya itu merupakan aset BPKAD,” kata dia.

“Agar nantinya ada solusi yang baik dan aset tersebut dapat di pergunakan sesuai fungsi yang diserahkan, yaitu sebagai halaman yang bisa di manfaatkan oleh orang yang lewat ataupun mau shalat di masjid tersebut, serta bisa menjadi tempat beristirahat,” pungkasnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: