Di Palangka Raya, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas

Di Palangka Raya, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas

  LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Warga Jalan Piranha Induk RT 4/RW 16, Kota Palangka Raya dibuat geger atas penemuan jasad seorang wan

Berikut Hasil Pertemuan Waket DPRD Banjarbaru dan DPRD Barsel
Warga Temukan Satu Unit Motor Tidak Bertuan
UNBK SMA/SMK se Kalteng 95 Persen Siap Dilaksanakan

FOTO : Jasad wanita paruh baya inisial PS (46) ditemukan tidak bernyawa dalam rumahnya, Kamis (30/9/2021).

 

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Warga Jalan Piranha Induk RT 4/RW 16, Kota Palangka Raya dibuat geger atas penemuan jasad seorang wanita dalam di dalam rumahnya, Kamis (30/9/2021).

Mendapat laporan itu, unit SPKT bersama piket fungsi Polresta Palangka Raya segera meluncur ke TKP. Setibanya di sana, Kanit III SPKT Aiptu Tri Marsono pun bersama rekan-rekannya dari Unit Identifikasi segera melakukan olah TKP awal serta menghimpun informasi dari para saksi dan warga setempat.

“Korban diketahui berinisial PS (46) kelahiran Kuala Kapuas. Korban memiliki usaha menjual pentol secara online,” terang Aiptu Tri Marsono berdasarkan keterangan saksi yang merupakan sepupu korban inisial EM.

Menurut EM, dirinya saat itu datang untuk mengecek kondisi korban, karena dari pihak keluarga memberitahukannya bahwa korban tidak dapat dihubungi. Selain itu ia juga berniat untuk mengajaknya mengantar pentol pesanan para konsumen.

Setibanya di TKP tersebut, Saksi EM pun mencoba untuk memanggil korban dengan membunyikan klakson motornya, karena tidak ada respon, ia pun turun dan mengetuk pintu rumah, namun tetap tak ada respon dari korban.

Saksi yang masih berada di luar rumah juga mencium bau busuk yang amat menyengat dari dalam rumah. Sehingga ia pun khawatir akan keadaan korban dan segera memberitahukannya kepada warga serta Ketua RW setempat.

“Saksi EM bersama Ketua RW pun memutuskan untuk mendobrak pintu rumah bagian depan, yang kemudian ditemukanlah korban dengan posisi tertelungkup dan sudah dalam keadaan tak bernyawa,” jelas Tri Marsono.

Setelah melakukan olah TKP awal dan mengumpulkan informasi, jenazah pun segera dievakuasi menuju RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab korban meninggal dunia.

“Pihak keluarga telah dihubungi dan diberitahu atas peristiwa naas tersebut dan untuk saat ini jenazah korban pun telah dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum oleh pihak medis,” pungkas Tri. (Don/sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: