Turut Basah Bersama Warga, Ketua DPRD Kotim Pantau Kondisi Banjir

Turut Basah Bersama Warga, Ketua DPRD Kotim Pantau Kondisi Banjir

LENSAKALTENG.com – SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie langsung memantau dan meny

Berharap Kaum Muda Kotim Bersemangat Membuka Usaha
Spesialis Rumah Kosong Gasak Emas Batangan Sekertaris Komisi IV DPRD Kotim
Tim Verifikasi Kementerian Pusat Kunjungi Tiga Desa

MEMANTAU : Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Dra Rinie saat memantau kondisi banjir di wilayah Utara Kotim.

LENSAKALTENG.comSAMPIT Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie langsung memantau dan menyambangi rumah warga yang terkena banjir di wilayah Utara Kotim. Kedatangan ketua dewan itu juga sekaligus membagikan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.

“Saya kemarin beserta ibu Wakil Bupati Irawati memantau langsung kondisi warga di wilayah Utara Kabupaten Kotim. Diantaranya Kecamatan Antang Kalang, Mentaya Hulu dan Kota Besi. Saat ini, debit air masih tinggi dan masih banyak rumah warga yang terendam. Segala aktivitas warga juga terganggu,” kata Rinie, Minggu (12/9/2021).

Dia berharap, bantuan yang diberikan untuk korban banjir yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotim maupun para donatur lainnya, diharapkan bisa bermanfaat untuk warga yang terdampak banjir dan bisa dibagi secara merata, terutama untuk warga yang kurang mampu.

“Kami sangat mengapresisasi langkah prmerintah provinsi dan pemerintah daerah cepat dan tanggap membantu korban banjir. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak donatur lainnya yang telah memberikan bantuan untuk warga kita yang saat ini terkena musibah. Semoga bantuan itu dapat meringankan beban mereka,” ujar Rinie.

Politikus PDI Perjuangan ini juga menegaskan, saat ini kondisi warga aman. Tidak ada korban jiwa karena banjir. Kedati pun rumah mereka teredam air, untuk harta benda aman. Mereka tidur di perahu dan sebagian masih tinggal di rumah. Ada juga yang mengungsi tidur di rumah keluarganya yang tidak kena banjir.

“Kami berharap warga yang terdampak banjir dapat bersabar menunggu air surut. Kami juga meminta pemeritah desa untuk tetap meningkatkan koordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan maupun kabupaten. Jangan sampai ada warga yang tidak mendapatkan bantuan sembako. Karena mereka wajib mendapatkannya. Terutama warga yang tidak mampu. Itu harus diprioritaskan,” tegasnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: