Berharap Lingkungan Pemkot Palangka Raya Bebas Narkoba

Berharap Lingkungan Pemkot Palangka Raya Bebas Narkoba

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya menggelar rapat

Utamakan Sistem Zonasi dan Standar Nilai
Penagihan PBB di Palangka Raya Masih Terkendala
DPRD Gelar Sidang Paripurna Pembukaan Masa Sidang III

FOTO : Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin saat pimpin rapat bersama BNNK di ruang Peteng Karuhei I Pemkot, Selasa (26/10/2021).

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya menggelar rapat koordinasi tim terpadu, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Rapat dipimpin langsung Wali Kota Fairid Naparin di dampingi Kepala BNN Kota Palangka Raya AKBP Miga Nugroho, di Ruang Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (26/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Miga Nugroho menjelaskan, fokus dalam rakor itu salah satunya bagaimana menyusun strategi dalam penataan kawasan Puntun Kelurahan Pahandut agar menjadi salah satu wilayah bersih dari narkoba.

“Selama 2020 dan 2021, BNN Provinsi Kalteng dan Kota Palangka Raya beserta Polresta telah menangani 139 kasus tindak pidana narkotika. 27 kasus diantaranya dari wilayah Puntun dan 38 kasus tindak pidana yang mengarah ke sana,” Tutur Mika.

Karenanya salah satu program BNN dan pemko dalam memberantas penyebaran zat adiktif tersebut salah satunya melalui program ‘Kampung Bersinar’ (bersih dari barkoba). Salah satunya di Kelurahan Pahandut, termasuk kawasan Puntun.

Adapun Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyatakan dukungan penuh terhadap pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayahnya.

“Program kampung bersinar diharapkan mampu menjadi titik balik menciptakan kawasan yang sejahtera dan bebas dari narkotika dan zat adiktif lainnya,” harap Fairid.

Orang nomor satu di Kota Palangka Raya inipun meminta pihak terkait untuk segera menyusun program peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berada di bantaran Sungai Kahayan tersebut.

“Pendidikan, kesehatan, perekonomian dan kemudahan mendapatkan akses layanan pemerintah adalah kunci utama memberantas narkoba dari titik dasar,” tandasnya. (don/trisandi/sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: