TPP PNS Belum Kunjung Dibayarkan, Ini Reaksi Wakil Rakyat

TPP PNS Belum Kunjung Dibayarkan, Ini Reaksi Wakil Rakyat

LENSAKALTENG.com - SAMPIT - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H. Hairis Salamad meminta kepada pemerintah daerah agar supaya

Matangkan SDM dari Kalangan Pemuda
Sebut PAD Sektor Perkebunan Masih Minim
Anjurkan Pupuk Organik Agar Hasil Tanaman Sehat

FOTO : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H. Hairis Salamad.

LENSAKALTENG.com – SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H. Hairis Salamad meminta kepada pemerintah daerah agar supaya segera membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kotim, karena mereka mengeluh sudah empat bulan dibayar.

“Kami menerima keluhan dari PNS di Kabupaten Kotim. TPP PNS sudah empat bulan belum dibayar. Terhitung sejak bulan Juli hingga Oktober 2021. Kami minta pemerintah daerah mencari solusi atas persoalan keterlambatan dalam membayar TPP tersebut,” kata Wakil Ketua II DPRD Kotim, Kamis (4/11/2021).

Menurutnya TPP merupakan hak para PNS yang harus dibayarkan oleh pemerintah, dan semua PNS sangat mengharapkan adanya pembayaran TPP tersebut, apalagi pandemi Covid-19 masih terjadi. Walaupun angka terpapar maupun isolasi mandiri tidak ada, dan perekomian secara perlahan mulai meningkat, sehingga mereka mengharapkan dapat segera dibayarkan.

Politisi Partai Amanat Nasional ini juga mengatakan TPP yang diberikan pada PNS ini bertujuan untuk meninggatkan kesejahteraan PNS. Selain itu juga dapat meningkatkan motivasi para PNS dalam bekerja agar lebih baik lagi dan mencapai tujuan yang dikehendaki, dengan keterlambatan itu memberikan dampak terhadap sektor perekonomian mereka.

“Dengan adanya TPP tersebut diharapkan kualitas pelayanan pada masyarakat pun dapat lebih meningkat lagi, dan kalau tidak segera dibayarkan dikhawatirkan akan menambah beban utang pemerintah daerah karena terjadi penumpukan jumlah bulan yang belum terbayar, dan mengingat ini sudah masuk bulan November maka akan menambah bulan lagi, kami berharap masalah ini segera di selesaikan,” harapnya. (sas)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: