Area Food Estate Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Edukasi 

  LensaKalteng.com - PULANG PISAU - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau, Tony Harisinta menyampaikan sektor pariwisata sangat m

Bupati Barut Resmikan Jembatan Melawaken
Belajar Aturan Ini, DPRD Barsel Kaji Banding ke Kabupaten Paser
Bupati Serahkan Bantuan Sosial

 

FOTO : Hamparan Sawah Pertanian di Area Food Estate di  Kabupaten Pulang Pisau.

LensaKalteng.com – PULANG PISAU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau, Tony Harisinta menyampaikan sektor pariwisata sangat menjanjikan untuk dikembangkan di area Food Estate. Hal ini, bertujuan sebagai upaya untuk mendukung pengembangan kawasan tersebut.

“Salah satu sektor yang sangat menjanjikan, untuk dikembangkan sebagai bentuk dukungan pengembangan kawasan Food Estate, yakni pengembangan sektor Pariwisata,” ucapnya, Rabu (12/01/2022).

Tony mengatakan Kabupaten Pulang Pisau sebenarnya memiliki berbagai destinasi wisata, baik itu destinasi wisata alam, wisata buatan, wisata budaya dan wisata lainnya.

“Yang perlu kita lakukan, yakni keseriusan dalam pengelolaan, mempersiapkan infrastruktur, sekaligus pula promosi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, dalam rangka menarik pengunjung sebanyak-banyaknya, baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Selanjutnya, Tony kembali mengatakan perana masyarakat di sekitar destinasi wisata juga memiliki andil besar, utamanya para pelaku UMKM Lokal, dimana harapannya masyarakat bisa mempersiapkan produk unggulan yang bisa menjadi cinderamata, baik itu kuliner ataupun produk kerajinan tangan olahan masyarakat yang menjadi ciri khas daerah.

Begitupula area Food Estate, dengan suasana yang hijau, segar dan sejuk, tentunya lokasi tersebut juga bisa dijadikan sebagai destinasi wisata yang bisa menarik para pengunjung.

Dia menjelaskan, bahwa salah satu keunggulan Kabupaten Pulang Pisau Sebagai pintu gerbang perekonomian di Kalimantan Tengah, dalam keterkaitannya dengan Kawasan Food Estate, tentu menjadi penambahan nilai strategis dalam pengembangan dukungan sektor pertanian, yakni sektor peternakan, holtikultura, dan perikanan.

“Disinilah kita mengambil peran baik pemerintah daerah, sektor swasta dan masyarakat untuk menjadikan sektor-sektor tersebut dapat terkoneksi dengan pengembangan sektor pariwisata seperti adanya pusat kuliner tepi sawah, “ ucapnya.

Adanya desa wisata, pusat reseach pertanian, terlebih adanya beberapa wilayah penyangga seperti Kecamatan Kahayan Kuala yang mempunyai Pelabuhan rute Paciran, Jawa Timur, kawasan ekosistem mangrove, serta adanya 29 km garis pantai yang ada di kecamatan tersebut.

“Sudah tentu akan menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan kawasan-kawasan strategis baik industri, minapolitan, dan agropolitan,” ujarnya.

Kendati demikian, menurut Tony untuk mewujudkannya diperlukan kerja keras kita semua, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pulang Pisau untuk membangun koordinasi antar SOPD baik PUPR dalam perannya untuk kemudahan aksesibilitas jalan menuju tempat wisata tersebut, DPMD sebagai dinas yang membina pembangunan desa, Perindakop dan OPD lainnya.

“Tentunya diperlukan sinergitas dari pihak-pihak terkait untuk mewujudkan semua ini,” tandasnya. (Yanto/YSS)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: