Berharap Vaksinasi Anak di Kotim Berjalan Sukses

Berharap Vaksinasi Anak di Kotim Berjalan Sukses

LENSAKALTENG.com - SAMPIT - Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun tahap per­tama di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebanyak 42,99 persen. Tin

Rekrutmen ASN Kotim Nihil Formasi Guru
Banyak Sekolah di Wilayah Utara Kotim Terdampak Banjir
Selama Pandemi, Sekolah Diminta Tunda Acara Kelulusan Maupun Perpisahan

TINJAU : Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, Dandim 1015 Sampit, Letkol Abdul Hamid, Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi saat melihat proses vaksinasi yang digelar pihak kepolisian setempat.

LENSAKALTENG.com – SAMPIT – Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun tahap per­tama di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebanyak 42,99 persen. Tingginya capaian terse­but tidak lepas atas kesadaran orang tua dalam mendukung vaksinasi anak seperti yang dian­jurkan oleh pemerintah.

“Per tanggal 19 Pebruari 2022 ca­paian vaksinasi anak sebanyak 42,99 persen. Capaian Ini dinilai sudah cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi saat di konfirmasi Minggu (20/2/2022).

Umar mengatakan, pihaknya terus mendorong orang tua agar membawa anak untuk divaksin. Adapun, jelasnya target vaksinasi untuk anak-anak di Kotawaringin Timur sebanyak 44.295 orang.

Dia mengatakan, vaksinasi anak lengkap merupakan upaya meng­hadapi gelombang tiga penularan kasus Covid-19 varian omicron. “Lonjakan kasus varian omicron di Kotim cukup tinggi, karena itu kita berupaya agar anak -anak divaksin baik dosis pertama dan kedua,” katanya.

Umar menjelaskan, sebelum pemberian vaksinasi dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan pemer­iksaan oleh tim Tenaga Kesehatan (Nakes). Setelah dinyatakan sehat oleh dokter dan perawat, dilan­jutkan disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac yang akan diberikan dalam jumlah dua dosis yang sama takaran dengan kelompok dewasa, yakni 0,5 mili dengan jeda 28 hari.

Pemberian vaksinasi diharap­kan dapat menekan penularan kepada kelompok umur lainnya sekaligus mempercepat pencapa­ian kekebalan kelompok.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak, terutama para orang tua dan guru untuk mendampingi dan bekerja sama dengan petugas kesehatan,” ujar Umar. (sas/st)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: