Kondisi Jalan Kurun -Palangka Raya Masih Dikeluhkan

LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Masyarakat masih mengeluhkan aktivitas truk batu bara yang terus melintas hingga membuat ruas Jalan Kuala Kurun

PBS Didesak Segera Tangani Jalan Kurun – Palangka Raya
UKM Harus Mampu Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat
Ramadan Momen Tingkatkan Toleransi

KENDARAAN ODOL : Tampak kendaraan odol sedang melintasi jalan Kuala Kurun – Palangka Raya, tepanya di Desa Rabauh, Minggu (27/2). Foto : Nya/PE

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Masyarakat masih mengeluhkan aktivitas truk batu bara yang terus melintas hingga membuat ruas Jalan Kuala Kurun – Palangka Raya yang masih dalam kondisi rusak dan berdebu.

Melihat akan hal itu anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Polie L Mihing, meminta Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan Pemerintah Provinsi Kalteng, untuk secepatnya menangapi keluhan akan kondisi ruas Jalan Kuala Kurun – Palangka Raya tersebut.

“Sudah seharusnya cepat ditangapi, karena anggarannya sudah tersedia. Bisa dilihat, pihak PBS seolah berkuasa melintasi jalan tersebut,”tukas Polie, Senin (28/2/2022).

Polie mengritisi, adanya kesepakatan yang dibuat pada tanggal 5 Januari 2022 lalu antara pemerintah daerah dengan pihak PBS, hendaknya tidak hanya sebatas sebuah kertas dan tulisan saja, namun harus menjadi pedoman dalam menindak kegiatan para PBS yang melalui jalan umum. Kemudian, adanya anggaran dari pemerintah provinsi juga harus ditindaklanjuti agar secepatnya direalisasi.

“Realisasi untuk pembangunan jalan Kurun- Palangka Raya ini harus diwujudkan, mengingat masyarakat memerlukan kenyamanan saat menggunakan jalan,” ujarnya.

Terlepas dari itu lanjut politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, DPRD mengapresiasi langkah pihak kepolisian yang akan menindak tegas kendaraan over dimension over load (odol) yang melintasi Jalan Kuala Kurun- Palangka Raya tersebut.

“Kami mengapresiasi pihak kepolisian yang akan melakukan penertiban truk bermuatan yang melebihi beban jalan. apalagi Jalan Kurun -Palangka Raya ini hanya kelas III atau C, sehingga perlu ditertibkan kendaraan yang bebannya melebihi tonase,”tandas (nya)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: