99 Persen Warga Bartim Telah Rekam KTP-el

LENSAKALTENG. com - Tamiang Layang - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur (Bartim), terus memaksimalkan pencapaia

Camat Paju Epat Imbau Warganya Tidak Bakar Lahan
Janjikan Tahun 2021 Pembangunan Jalan Ini Selesai
Bantuan Sosial Terdampak Covid-19 Mulai Dipersiapkan

LENSAKALTENG. com – Tamiang Layang – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Timur (Bartim), terus memaksimalkan pencapaian KTP elektronik (KTP-el) bagi warga di daerah setempat. Hal ini sebagai upaya mewujudkan program pemerintah pusat untuk menghasilkan satu data kependudukan.

Kepala Disdukcapil Bartim,

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Barito Timur, Muslim Raharjo

Muslim Raharjo, mengatakan, jumlah penduduk wilayah Barito Timur yang sudah melakukan perekaman KTP-el melampaui target secara nasional sebesar 97 persen.

“Setidaknya sudah 99 persen masyarakat di sepuluh kecamatan di Bartim sudah melakukan perekaman KTP- elektronik,”ungkapnya, Rabu (2/3/2022).

Diungkapkan Muslim, selama ini berbagai program kependudukan terus dijalankan pihaknya. Seperti melalui program jemput bola dimana berbagai pelayanan administrasi diberikan kepada masyarakat. Seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), Cetak KTP, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), dan layanan rekam data lainnya.

“Masyarakat memahami, betapa penringnya memiliki identitas kependudukan. Terlebih saat ini peruntukannya erat dengan bantuan sosial maupun vaksin,”imbuhnya.

Selain itu tambah Muslim, pihaknya juga terus mengoptimalkan program pelayanan prima terhadap masyarakat. Terutama mengajak masyarakat untuk membuat dokumen penting. Seperti KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan lain sebagainya.

Bahkan tahun ini Disdukcapil Bartim ungkap dia, merencanakan menggandeng pemerintah desa untuk mendata warga khususnya yang telah meninggal dunia.

“Terkait adminduk berupa akte kematian ini yang masih terkendala, sehingga diperlukan kerjasama supaya data penduduk antara kelahiran dan kematian singkron. Ini erat kaitannya dengan kepentingan menghadapi pemilu 2024,” pungkasnya. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: