Kini Kartu BPJS Kesehatan Jadi Syarat Wajib Jual Beli Tanah

LENSAKALTENG. com - Tamiang Layang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengumumkan, Kartu BPJS Kesehatan

Gunakan Anggaran Desa Sesuai Aturan
Ini Pesan Ampera Kepada DPD KNPI Barito Timur
Terkait Covid-19, Wakil Rakyat Ini Imbau Warganya Tidak Panik

KONFERENSI PERS : Kepala BPN Kabupaten Barito Timur, Hendra Aledo Royke Pioh, saat konferensi Pers terkait syarat jual beli tanah lampirkan BPJS.

LENSAKALTENG. com – Tamiang Layang – Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengumumkan, Kartu BPJS Kesehatan akan menjadi syarat jual beli tanah atau pendaftaran peralihan hak atas tanah.

Ketentuan ini telah ditetapkan dalam Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengakomodir kementerian dan lembaga mengoptimalkan program JKN.

“Pada prinsipnya kami Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional, terhitung 1 Maret 2022 telah memasukkan BPJS Kesehatan sebagai tambahan syarat dalam jual beli tanah, dan ini telah dikoordinasikan dengan sejumlah Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di daerah itu,” ungkap Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Barito Timur, Hendra Aledo Royke Pioh, Rabu (9/3/2022).

Dia menjelaskan, bagi para pemohon pendaftarannya telah diterima lengkap dan memenuhi syarat, akan diselesaikan sesuai dengan ketentuan sebelum diberlakukannya ketentuan baru ini.

Apabila ada ketentuan persyaratan tambahan jual beli tanah dan rumah ini berlaku untuk semua kelas BPJS Kesehatan mulai kelas 1,2 dan 3. Jadi jika ada transaksi jual beli tanah dan rumah, bagi pembeli diwajibkan melampirkan berupa foto copi kartu BPJS kesehatan.

Melalui Inpres 1 Tahun 2022 ini Kementerian ATR/BPn akan memastikan setiap pendaftaran peralihan hak atas tanah karena jual beli merupakan peserta aktif dalam program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Yudha Hastiadi sangat mendukung penuh kepada Kantor ATR/BPN Kabupaten Barito Timur yang selalu merespon cepat dan segera mensosialisasikan terkait adanya peserta BPJS Kesehatan Aktif tambahan persyaratan dalam transaksi jual beli tanah atau rumah, sehingga proses dan ketentuannya ini dapat di ketahui oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Barito Timur. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: