Legislator Kalteng Minta Tekon Daerah Diakomodir

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng berharap pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, bisa mendapatkan solusi terkait nasib ra

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren NU Dipimpin Wakil Ketua MPR
Rapat Gabungan DPRD Provinsi Kalteng Bahas Rancangan APBD 2021
Plt. Gubernur Kalteng Secara Resmi Buka Workshop Implementasi RAD PSKB Tahun 2020-2024

Anggota DPRD Kalteng, Siswandi

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Anggota DPRD Kalteng berharap pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, bisa mendapatkan solusi terkait nasib ratusan tenaga kontrak yang kini statusnya terkatung katung.

Seperti disampaikan anggota DPRD Kalteng, Siswandi yang mengatakan justru tenaga kontrak inilah sumber daya yang dibutuhkan oleh pemerintahan daerah selama ini. Kebanyakan dari mereka memiliki ketrampilan dan kemampuan bekerja yang cukup baik.

Maka itulah yang membuat kalangan dewan ikut berempati dan bersimpati dengan kondisi yang dihadapi para tekon tersebut.

Terlepas dari itu ungkap Siswandi, salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan Pemprov Kalteng adalah perlu adanya seleksi ulang dan ada kontrak baru bagi tekon sesuai kebutuhan di masing masing OPD . Bila perlu ada pendataan khusus yang memiliki kecakapan, ketrampilan dan sumber daya manusia.

“Kalangan dewan sangat berharap aspirasi para tenaga kontrak yang sudah mengabdi dan berdedikasi ini mendapat ruang untuk diberikan pemecahan masalah,” ungkapnya, Jumat (25/03/2022) .

Sementara itu diketahui sebelumnya Ketua Komisi I DPRD Kapuas, Bardiansyah mengungkap, jajarannya menyepakati tenaga kontrak, dalam bidang pendidikan dan kesehatan, perlu dipertahankan khususnya di daerah pelosok .

Selain itu juga kuota juga perlu diberikan bagi tenaga kontrak yang masa kerjanya lebih banyak terutama yang lebih dari 10 dan 15 tahun dan juga dari hasil uji kompetensi.

“Sebuah hal yang wajar jika kalangan dewan ikut merasa simpati dan menampung aspirasi soal nasib tenaga kontrak ke depan. Tentunya semua pihak berharap ada kebijakan dan keputusan yang win win solution bagi tenaga kontrak yang sudah mengabdi lama di pekerjaannya,”tandas Bardiansyah. (AW/ST)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: