PGRI Bartim Ikut Pelatihan SIK-ASIK-SIP

  LENSAKALTENG.com - Tamiang Layang - Ketua PGRI Kabupaten Barito Timur, Turaini mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan pelatihan Sistem

Dugaan Keracunan Massal Tunggu Hasil BPOM
Siapkan Tempat Isolasi Terpusat di Setiap Kecamatan
Ampera A.Y Mebas Ajak Warganya Sukseskan Pemilu 2020

 

PELATIHAN : 30 orang pengurus cabang PGRI se-kecamatan Kabupaten Barito Timur antusias mengikuti pelatihan SIK-ASIK-SIP terintegrasi, di SDN Dorong, Kecamatan Dusun Timur.

LENSAKALTENG.com – Tamiang Layang – Ketua PGRI Kabupaten Barito Timur, Turaini mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan pelatihan Sistem Informasi Keanggotaan (SIK), Aplikasi Sistem Informasi Keuangan (ASIK) dan Sistem Informasi Pengurus (SIP) kepada pengurus cabang PGRI tingkat kecamatan.

Menurutnya dioptimalkannya pelatihan SIK-ASIK-SIP kepada pengurus cabang PGRI tingkat kecamatan tersebut, adalah sebagai tindak lanjut dari pelatihan SIK-ASIK-SIP kepada Pengurus PGRI Kabupaten Barito Timur, pada 23-24 Februari 2022 yang telah dilaksanakan oleh Pengurus Besar (PB) PGRI Pusat.

“Seperti hari ini kami memberikan pelatihan SIK-ASIK-SIP PGRI terintegrasi kepada pengurus cabang tingkat kecamatan, di SDN Dorong Kecamatan Dusun Timur,”ungkap Turaini, Selasa (8/3/2022).

Disampaikan, kegiatan pelatihan itu diikuti oleh semua pengurus cabang PGRI Kabupaten Barito Timur. “Ini semua agar peserta dapat terampil menggunakan aplikasi SIK-ASIK-SIP PGRI terintegrasi,” jelas Turaini.

Adapun sumber dana yang digunakan dalam kegiatan itu tambah dia, dilakukan secara mandiri dari pengurus PGRI Kabupaten dan pengurus cabang PGRI dari 10 kecamatan di Kabupaten Barito Timur.

Turaini berharap, semua peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan dalam hal ini pengurus cabang PGRI, mampu dan terampil menggunakan aplikasi SIK-ASIK-SIP PGRI terintegrasi dengan baik.

“Kegiatan ini perlu dilakukan agar dapat lebih maksimal layanan kepada anggota di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Tidak lupaTurain mengajak, semua pengurus baik tingkat Kabupaten, cabang maupun ranting untuk memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di unit kerja masing-masing.
“Kalau bukan kita siapa lagi, dan kalau tidak sekarang kapan lagi,”pungkasnya. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: