Program Intensifikasi Food Estate, Distan Kapuas Tak Anggarkan Dana Khusus

FOTO: Ketua Tim Pengawas Food Estate Distan Kapuas, Edi Dese LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS - Program food estate intensifikasi yang dilaksanakan

Pemerintah Juga Harus Pikirkan Dampak Pascakorona
Seleksi Pejabat Musti Berlangsung Jujur dan Adil
Jasad Wildania Safitri Ditemukan Tak Bernyawa

FOTO: Ketua Tim Pengawas Food Estate Distan Kapuas, Edi Dese

LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Program food estate intensifikasi yang dilaksanakan tidak menggunakan anggaran khusus dari APBD Kabupaten Kapuas. Hal ini diakui oleh Plt Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kapuas melalui Ketua Tim Pengawas food estate Edi Dese, Jumat (04/03/2022).

Apakah maksimal? Jika ternyata tidak ada anggaran khusus dari APBD Kabupaten Kapuas untuk program intensifikasi lahan, hanya bersumber dari APBN.

“Program dijalankan tidak dengan alokasi dana khusus, tetapi anggaran rutin,”kata Edi Dese yang juga Kabid Tanaman Pangan Distan Kabupaten Kapuas ini, Jumat pagi (04/03/2022).

Alasan tidak dianggarkan, lanjutnya, karena dirasa cukup dengan dana APBN yang ada. Dana APBD hanya untuk anggaran rutin sebagai pendukung serta pendampingan kegiatan program tersebut.

“Kegiatan kami anggap dukunganya cukup dengan pos anggaran yang ada sudah cukup, misalkan pemantauan lapangan, kegiatan, dua minggu sekali pertemuan membahas  evaluasi dan pencapaian program. Petugas kita melekat pada tugas fungsinya sebagai penyuluh,”jelasnya.

Alasan lain disebutkan, kekhawatiran tumpang tindih anggaran. Karena program food estate itu sudah dianggarkan melalui APBN.

“Cuman tidak tertulis, kalau tidak dianggarkan sih tidak juga. Kalau pagu memang tidak ada, karena kami tidak tuliskan di DPA. Takutnya nanti tumpang tindih dengan APBN, jadi di reguler kita aja,”katanya.

Kendati hanya mengandalkan anggaran APBN, ia menegaskan bahwa program itu berjalan dengan baik. Pencapaian pelaksanaan program pada tahun 2020 seluas 20.000 hektare, dan tahun 2021 seluas 13.000 hektare.

“Totalnya sudah 33.000 hekare, pada 2020 ada di 11 kecamatan dan tahun 2021 di 7 kecamatan,”ujarnya.

FOTO: Data Pencapaian Intensifikasi Tahun 2020

Untuk program instensifikasi tahun 2022, tambahnya, belum dimulai dan masih tahap persiapan. Tetapi program ini akan ditujukan bagi kelompoik tani yang belum menerima.

FOTO: Data Pencapaian Intensifikasi Tahun 2021

Program yang disebutkan itu merupakan program yang ada di bidang tanaman pangan padi. Program pendukung food etsate juga ada di bidang-bidang lain Distan Kapuas seperti perternakan, hortikultura dan perkebunan.

“Untuk bidang lainnya itu, lebih detail bisa ke bidang masing-masing,”tutupnya. (ONO)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: