RDP Dengan DPRD Kapuas, Kades Jangkang Tetap “Ngotot” Ukur Ulang Tata Batas Dengan Barunang

FOTO: RDP masalah tapal batas Desa Jangkang dengan Desa Barunang di ruang rapat gabungan, Senin (04/04/2022). LENSAKALTENG.com - KUALA KAPUAS – Pem

Kala Pengurus PWI Kapuas Diskusi Ringan Dengan Ketua PN Kuala Kapuas
Dewan Kapuas Bimtek Singkronisasi Kebijakan, Perencanaan Dan Penganggaran Belanja Daerah
Ini Penegasan Ben Brahim Terkait Covid-19 untuk Warga Kapuas

FOTO: RDP masalah tapal batas Desa Jangkang dengan Desa Barunang di ruang rapat gabungan, Senin (04/04/2022).

LENSAKALTENG.com – KUALA KAPUAS – Pemerintah Desa Jangkang tetap ingin diukur ulang batas. Hal ini disampaikan dalam Rapat dengar pendapat (RDP) terkait tata batas Kecamatan Pasak Talawang Desa Jangkang dan Kecamatan Kapuas Tengah Desa Barunang, areal konsesi pertambangan PT Pasifik Coll Mining (PCM) dan Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, Senin (04/04/2022).

RDP yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kapuas, Darwandie dihadiri asisten 1 Setda Kapuas, PJ Kepala Desa (Kades) Barunang, Kades Jangkang, Damang Kapuas Tengah, Kabag Tapem serta Kabag SDA Setda Kapuas, membahas tentang tata batas Desa Jangkang dan Desa Barunang juga terkait areal konsesi pertambangan PT.Pasifik Coll Mining(PCM) di kawasan Momboi yang menjadi tata batas wilayah kecamatan dan desa.

Kades Jangkang Adinata menegaskan, bahwa peta yang sekarang menjadi acuan adalah peta tahun 2011. Menurutnya, peta itu adalah peta areal PT.kapuas Maju Jaya (KMJ) yang mana itu adalah Hak Guna Usaha (HGU).

“Kami minta ukur ulang, tata batas wilayah Desa Jangkang dan Desa Barunang agar tidak menjadi masalah di masyarakat,”ucap Adinta saat RDP tersebut.

Ia juga mengatakan, berdasarkan history wilayah Momboi dan dari sejarah desa menurut tokoh-tokoh tetua kampung, memang daerah itu dalam kawasan Desa Jangkang. Sehingga peta yang ada saat ini perlu disingkronkan.

Usai RDP, Ketua Komisi II Darwandie menyampaikan, RDP pembahasan tapal batas itu lantaran terjadi perubahan. Tapal batas historisnya yang menjadi pembahasan itu memang masuk Desa Jangkang, tetapi sudah berubah.

“Kita berharap, ini disingkronkan sedemikian rupa. Jadwal ke depan, kita undang agar PT PCM bisa hadir,”ujar Politisi PPP ini. (ndi/ono)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: