Perlu Antisipasi Dini Penyebaran Hepatitis Akut

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya kasus sejumlah anak diduga terpapar 'Hepatitis akut'. Kasu

Apresiasi Pemko Palangka Raya Raih Nilai 90 MCP Korsupgah
Diduga Masalah Jantung, Legislator Riduanto Meninggal Dunia
Legislator Cek Proyek Infrastruktur

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya kasus sejumlah anak diduga terpapar ‘Hepatitis akut’. Kasus hepatitis akut ini dilaporkan sangat membahayakan bagi anak.

Menyikapi akan hal tersebut Wakil Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita meminta pemerintah untuk dapat bekerja cepat dalam memonitor, mengantisipasi serta mengatasi penyakit ini.

“Pemerintah diharap dapat mengambil langkah -langkah strategis guna mencegah penyebaran kasus hepatitis akut misterius ini. Salah satunya adalah memperkuat fasilitas kesehatan (faskes),” ungkapnya, Kamis (12/5/2022).

Sementara itu sambung srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo ini, para orangtua untuk tidak panik namun harus tetap melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap penyebaran hepatitis akut tersebut.

“Iya, peran orang tua sangat penting dalam menghadapi ancaman hepatitis akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini. Salah satu yang harus dilakukan adalah dengan menjaga pola keseharian anak,”imbuhnya.

Terlepas dari itu Ruselita meminta seluruh pihak untuk tidak menyepelekan virus hepatitis akut yang menular lewat asupan makanan atau melalui mulut itu.

“Kepada para ibu yang mayoritas banyak menghabiskan waktu dengan anak, saya mengimbau agar menjaga dan memastikan kebersihan makanan anak serta terus memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Seperti diketahui organisasi kesehatan dunia atau WHO melaporkan sudah ada 348 kasus Hepatitis akut di berbagai belahan dunia. Adapun Kementerian Kesehatan RI menyebut sudah ada 15 kasus dugaan penyakit ini di Indonesia, dan lima di antaranya meninggal dunia. Berdasarkan laporan, Hepatitis akut ini menyerang anak usia 1-17 tahun. (VD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: