Perlu Tenaga Profesional Kelola Arsip

  LENSAKALTENG. com -Kuala Kurun – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar kegiatan sosiali

Melalui Spanduk Ini, Polisi Edukasi Tentang Setop Karhutla
Propam Polres Gumas Rutin Cek Pistol Polisi
Sekda Gumas Pimpin Tanam Padi Perdana

 

MEMBUKA : Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing bersama Kepala DPKD Edwin Yustian, saat membuka kegiatan bimtek di Aula Bappeda, Kamis (12/5). Foto Red

LENSAKALTENG. com -Kuala Kurun – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) terkait aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi (Srikandi) . Kegiatan tersebut mengundang instansi dan stakeholder terkait di kabupaten setempat.

Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing mengatakan, pemerintah telah menerbitkan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, SK Menpan RB No 679 Tahun 2020 tentang Aplikasi Umum Arsip Dinamis dan Surat Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Nomor : B-PK.02.08/970/2021 tentang aplikasi Srikandi.

“Agar arsip dapat berperan dan berfungsi dengan baik, maka perlu dikelola oleh tenaga fungsional yang benar-benar profesional, karena mereka sebagai seorang pencipta dan pengelola arsip,” ucap Efrensia saat membuka kegiatan bimtek tersebut, Kamis (12/5/2022).

Wabup berharap, banyak pihak dilingkup pemkab setempat dapat menangani dan mengelola arsip dengan baik, agar arsip tersebut tidak menjadi sulit dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk diketemukan kembali (retrieval).

“Pengelolaan araip bisa berguna memperlancar pelaksanaan tugas dan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPKD Gumas, Edwin Yustian menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk mewujudkan peningkatan slumber daya manusia (SDM) di bidang kearsipan, khusus di administrasi persuratan. Sehingga dapat memberikan layanan publik yang lebih berkualitas, cepat, tepat, transparan, terpercaya dan akuntabel.

“Pesertanya masing 2 orang yaitu administrator, arsiparis/pencatat surat aplikasi Srikandi berjumlah 60 orang. Diharapkan kegiatan ini bisa diikuti dengan baik sehingga aplikasi Srikandi ini bisa segera berjalan secara live di Gumas,” harap Edwin.(RED)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: