Data Inflasi Bisa jadi Acuan Kebijakan

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Kalangan anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengharapkan adanya data inflasi yang dapat menjadi

Wakil Bupati Gumas Safari Natal Di Kecamatan Rungan Hulu
Polsek Rungan Aktif dan Masif Edukasi Pentingnya Prokes
Masif Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng

 

MENGHADIRI : Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar, bersama Wabup Efrensia saat menghadiri kegiatan pelantikan Wakil Pengadilan Negeri Kurun, belum lama ini. Foto RED

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Kalangan anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengharapkan adanya data inflasi yang dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pemerintah daerah setempat.

“Pemkab Gumas, telah melaksanakan sinkronisasi indikator makro daerah, dan sosialisasi data produk domestik regional bruto (PDRB) dalam perekonomian. Nah ini bisa menjadi acuan merumuskan kebijakan,” ungkap Ketua DPRD Gumas Akerman Sahidar, Kamis (28/7/2022).

Menurutnya, dengan telah dilaksanakannya kegiatan singkronisasi itu, maka secara tidak langsung data PDRB dan data Inflasi dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pemerintah daerah. Dengan data PDRB, maka Pemkab Gumas dapat mengetahui sektor yang terus mengalami peningkatan maupun penurunan.

“Inflasi yang rendah, akan memberikan dampak yang positif terhadap penerimaan pendapatan asli daerah. Karena itu Pemkab Gumas dapat mengidentifikasi dimana kekuatan dan kelemahan daerah,” tukas politis PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, Sekda Gumas Yansiterson mengatakan, data PDRB sangat penting dan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan pemerintah daerah, sekaligus menjadi cermin dalam merumuskan kebijakan yang bersifat strategis.

Sekedar diketahui jelas dia, inflasi merupakan kecenderungan naiknya harga barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung secara terus menerus. Jika harga barang dan jasa di dalam negeri meningkat, maka inflasi mengalami kenaikan. Naiknya harga barang dan jasa tersebut menyebabkan turunnya nilai uang.

“Data PDRB dan data Inflasi dapat menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan pemerintah daerah. Ingat, data inflasi yang tinggi akan menyebabkan kendala yang besar terhadap perolehan pendapatan daerah,” pungkas Yansiterson. (RED)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: