Dorong Sisi Positif Anak Gunakan Gadget

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Salah satu yang harus menjadi perhatian masyarakat, terutama para orangtua yakni terkait aktivitas anak bermai

Dishub Palangka Raya Perketat Pengawasan
Pandemi Virus Covid-19 Ancam Target Pendapatan Daerah
Perubahan Perda Tentang Pajak Disetujui

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Salah satu yang harus menjadi perhatian masyarakat, terutama para orangtua yakni terkait aktivitas anak bermain game pada gawai atau gadget, baik online maupun offline.

Aktivitas bermain game anak-anak, jangan dianggap sebagai bagian normal dari kehidupan anak-anak. Sebab jika anak-anak bermain secara berlebihan dan tanpa pengawasan, maka sejumlah masalah bisa terjadi.

“Penting diketahui orangtua, yakni sisi negatif dari kecanduan gadget, dimana salah satu hal terburuk yakni bisa mengancam kesehatan mental, membuat anak-anak depresi diusia tertentu. Bahkan bisa membuat pribadi anak lebih tertutup, dan mudah terancam cyiberbullying,” kata Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangka Raya, Ruselita, Senin (25/7/2022), di Palangka Raya.

Tak hanya sampai disitu lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Partai Perindo ini, masih banyak sekali pengaruh negatif dari pengunaan gadget yang berlebihan, dan membawa dampak buruk untuk anak. Terutama terhadap perkembangan sosial dan emosionalnya.

Guna mengantisipasi dampak negatif itu tukas dia, maka para orangtua harus kontrol dan membatasi penggunaan gadget untuk anak setiap harinya.

“Orangtua harus mendorong sisi positif penggunaan gadget bagi anak, karena dapat memberi hal yang bermanfaat. Terutama untuk mendukung sumber belajar, atau memahami pelajaran melalui gadget,’terangnya.

Tak bisa dipungkiri tambah Ruselita, dunia digitalisasi saat ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Bahkan anak-anak yang dulunya belum mengetahui tentang gadget, dan ketika dikenalkan gadget itu, alhasil malah menjadi pengguna yang dominan.

“Tentu ini tidak lepas dari bimbingan dan pengawasan ketat orang tua, agar bagaimana semuanya bisa berjalan seimbang,” pungkasnya.(VD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: