Kebijakan KUA dan PPAS Jangan Keluar dari Tri Smart

  LENSAKALTENG. com – Palangka Raya - DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama tim anggaran dari pihak eksekutif, melakukan pembahasan te

Legislator Minta Jalan Kurun – Linau Diperbaiki
Bunda PAUD Dituntut Kembangkan Karakter Anak Usia Dini
Berkat TMMD, Jembatan Antardesa di Gumas Terhubung

 

RAPAT : Anggota DPRD Gumas, Untung J Bangas bersama koleganya, saat rapat bersama pihak eksekutif di gedung dewan setempat, Senin (11/7/2022).Foto Red

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) bersama tim anggaran dari pihak eksekutif, melakukan pembahasan tekait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), yang diharapkan jangan sampai keluar dari program kegiatan pemerintah atau tri smart.

Anggota DPRD Kabupaten Gumas, Untung J Bangas selaku tim anggaran dalam kesempatan itu mengatakan, fokus kegiatan Pemkab Gumas itu ada tiga bagian. Antara lain smart agro, smar tourism dan smart human recourses.

“Kami harapkan kebijakan itu jangan sampai keluar daripada tiga smart prioritas tersebut. Perlu diingat, kemarin saat pembahasan telah ditambah satu pilar, yakni pembangunan insfrastruktur,”ungkapnya, Selasa (12/7/2022).

Lalu sambung Ketua DPC Partai Demokrat Gumas ini mengatakan, di dalam pembahasan tersebut ada beberapa hal yang perlu disampaikan, sesuai pandangan dari pihak legislatif terkait KUA-PPAS untuk tahun 2023.

“Kebijakan itu jangan seperti awal tahun. Artinya eksekusi dari hasil yang dilakukan sebelumnya harus dilakukan pimpinan daerah,”ucap Untung.

Berbicara hasil sambung dia, maka masyarakat membutuhkan hasil kinerja yang sesuai dengan visi dan misi dari pemerintah daerah saat ini. Dimana sesuai dengan slogan masyarakat sejahtera dan bermartabat, makan pihaknya mendorong kebijakan di tahun 2023 tetap berpatokan dengan tri smart.

“Kami sarankan kepada OPD supaya RAPD mereka kedepanya tidak boleh keluar dari tri smart tersebut. Kami ingin melihat hasil daripada visi misi pemerintah saat ini, karena di tahun 2023 adalah masa akhir jabatan bupati dan wakilnya,” pungkas Untung. (RED)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: