Setuju Jalan Lintas Ditingkatkan jadi Jalan Nasional

LENSAKALTENG. com. - Kuala Kurun - Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyatakan setuju dan mendukung kalau jalan lintas Kurun - Palangka

Pilkades di Gumas Diharap Berjalan Aman
Bangun Pariwisata di Gumas Harus Penuhi Empat Pilar
Akerman : CPNS Baru Harus Asah Skill dan Kemampuan

PARIPURNA : Anggota DPRD Kabupaten Gumas Sahriah (dua kiri) bersama koleganya, saat mengikuti rapat paripurna di gedung dewan setempat. Foto Red

LENSAKALTENG. com. – Kuala Kurun – Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyatakan setuju dan mendukung kalau jalan lintas Kurun – Palangka Raya ditingkatkan kelasnya menjadi jalan nasional.

Dukungan pihak dewan tersebut, tidak lain mendukung aspirasi Pemkab Gumas yang disampaikan kepada anggota Komisi VII DPR RI wilayah Kalteng beberapa waktu lalu. Dimana mengusulkan jalan lintas Kurun – Palangka Raya bisa ditingkatkan menjadi jalan nasional.

“Kami DPRD Gumas sangat setuju kalau kelas jalan itu ditingkatkan sesuai dengan permintaan dari ibu Wakil Bupati saat adanya kunjungan Anggota DPR RI ke Gumas. Ini mengingat jalan kita saat ini masih kurang dari segi kualitas serta anggaran,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Gumas Sahriah, Rabu (27/7/2022).

Melihat kondisi sekarang lanjut politisi dari Partai Gerindra ini, maka jalan lintas itu masih kategori kelas III yang kekuatanya hanya delapan ton saja. Tapi kenyataan, angkutan yang melintasinya bisa melebihi dari 10 ton lebih.

“Jadi sangat tepat kalau jalan lintas itu dinaikan kelasnya, mengingat segi kualitas dan kuantitasnya sangat kuat dan mampu menahan beban diatas 10 ton, sehingga masyarakat yang ada di pingiran jalan itu bisa aman dari debu dan dampak lain,”tukasnya.

Terpisah, Wakil Bupati Gumas Efrensia LP Umbing menegaskan, fungsi jalan lintas itu sejatinya hanya untuk arus orang dan arus barang. Sementara untuk perusahan besar swasta atau PBS yang bergerak dibidang pertambangan, kehutanan dan perkebunan, diharuskan membuat jalan khusus/produksi.

“Supaya bisa berjalan dengan baik sesuai harapan. Makan, apakah nanti ada solusi, atau apakah kapasitas jalan akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional. Terlebih Pemprov Kalteng yang menangani perbaikan jalan itu masih alami keterbatasan anggaran,”tutur Efrensia.

Maka itu imbuh wabup, Pemkab Gumas menitipkan aspirasi itu untuk sampai ke pusat melalui Anggota Komisi VII DPR RI wilayah Kalteng.

“Aspiraai juga kami titipkan untuk pihak Kementrian ESDM RI, terkait dengan izin batu bara. Terutama turut memberikan solusi angkutan PBS seperti apa, supaya tidak menganggu aktifitas masyarakat,” pungkasnya (Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: