Cuaca Tidak Menentu Masyarakat Diminta Waspada

LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Curah hujan yang cukup tinggi masih mewarnai iklim dan cuaca di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Kondisi cu

Maknai Hari Jadi Gumas ke-18 Tahun dengan Syukuran
Reses, Legislator Gumas Serap Aspirasi Terkait Sarpras dan SDM
PDIP Gumas Berkomitmen Berjuang Bersama Rakyat

DITEMUI : Ketua Komisi III DPRD Gunung Mas, Lily Rusnikasi bersama rekannya, Hj Siti Hilimiah, saat ditemui awak media di ruangkerjanya. Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Curah hujan yang cukup tinggi masih mewarnai iklim dan cuaca di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Kondisi cuaca demikian dapat menimbukan kerawan akan terjadinya banjir dan tanah longsor.

Menyikapi akan hal tersebut kalangan anggota DPRD Gumas, mengimbau dan meminta masyarakat untuk terus mewaspadai adanya banjir dan tanah longsor.

“Masyarakat kita imbau harus berhati-hati serta waspada, mengingat tempat kita di Gumas saat ini masih pada musim penghujan, karena banjir dan tanah longsor bisa terjadi kapan saja dan ini sangat membahayakan,”ucap Ketua Komisi III DPRD Gumas Lily Rusnikasi, Kamis (4/8/2022).

Menurut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, hendaknya badan dan instansi terkait dapat proaktif memberikan, informasi serta imbauan kepada masyarakat. Terkait adanya bencana banjir dan ancaman bencana lainnya tersebut.

“Terutama perlu adanya pemberitahuan terkait cuaca saat ini, sehingga masyarakat lebih hati-hati, mengingat curah hujan yang tidak menentu, yang bisa berdampak ke warga. Terutama mereka yang masih mengandalkan hidup di bantaran sungai,”jelasnya.

Lebih lanjut legislator dari daerah pemilihan (Dapil) meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kurun, Mihing Raya dan Sepang ini menambahkan, pentingnya peran petugas desa dalam memberikan suatu imbauan bagi warga yang tempat tinggalnya di pingir sungai. Sehingga adanya kewaspadaan dini dari masyarakat desa tersebut.

“Bila terjadi banjir, maka akan berimbas untuk kesehatan. Seperti penyakit kulit, muntaber dan sebagainya. Maka dari itu kalau ada banjir, maka petugas yang sudah ada di desa sudah siap dengan membentuk posko relawan desa,”imbuh dia. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: