Ini Penyebab Multiyears Miri-Napoi Belum Capai Target

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tengah melaksanakan empat kegiatan pa

Pemkab Gumas Dukung Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih
Gumas Tetapkan Status Bencana
Antisipasi Luapan Air, Polsek Tewah Rutin Cek DAS Kahayan

 

BAHAS PROYEK : Kepala DPU Gumas, Baryen, saat membahas kegiatan proyek multiyears di gedung dewan setempat. Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tengah melaksanakan empat kegiatan paket multiyears , diantaranya yakni ruas jalan Parempei ke Harang Karamat-Bereng Jun, Tumbang Miri ke Marikoi, Tumbang Miri ke Napoi dan pembangunan Pile Slab Jembatan penghubung Sepang Simin ke Sepang Kota.

Kepala DPU Kabupaten Gumas, Baryen mengatakan, saat ini ada tiga proyek yang sudah aman, dan kemudian ada satu yang memang secara progresif masih belum mencapai target. Hal itu kata dia, dikarenakan dampak efek dari cuaca hujan yang tidak menentu, karenanya dianggap menghambat pekerjaan, sehingga kegiatan utama pun belum selesai

“Paket yang masih belum tersebut, yakni paket di Tumbang Miri-Sian ke Napoi, akan tetapi dari pencermatan kami, ketertingalan progres tersebut karena kegiatan utamanya belum selesai, yakni terkait aspal dan kontruksi semen. Namun kami optimis semuanya dapat berjalan baik,” ucap Baryen, Sabtu (27/8/2022).

Walapun jelas dia, ada tinggal beberapa bulan lagi pekerjaan proyek multiyears ini dilakukan, meskipun memang sangat tidak mudah. Karena adanya faktor cuaca, sehingga itulah yang menjadi tantangan supaya efektivitas dilapangan ibisa tercapai.

“Dengan dilakukannya RDP dengan rekanan dan anggota DPRD Gumas, kami sangat mengapresiasi sekali, yang bisa memberikan dorongan termasuk merembuk bagaimana cara bekerja dan penyelesaiannya dilapangan,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya RDP dapat memberikan masukan serta saran untuk penanganan jembatan di Sei Unyang, karena jembatan tersebut sempat hanyut, sehingga suka-tidak suka ada perlintasan melewati tanah warga yang menghambat aktifitas. Namun secara prinsif proyek multiyears ini bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan proyek ini dapat bermanfaat menunjang transportasi secara umum bagi warga kita disana. Kemudian untuk sisa pekerjaan dari Napoi itu yang belum hanya 10 kilometer saja dan bahannya sudah siap dan itu akan segera naik progresnya kalau aspalnya sudah,” pungkas Baryen. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: